Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Kamis, 28 Juni 2012

OPSKI 2 -2012-

OPSKI dengan kepanjangan Orientasi Pemantapan SIe Kerohanian Islam ini di adakan di pondok Candra Wilwatikta, Pandaan, Jawa Timur.

Hari jum'at tanggal 22 Juni lalu adalah hari dimana semua anak smada diliputi rasa deg-deg.an mengenai hasil belajar mereka. karna itu adalah waktu RAPOTAN dan bertepatan sama OPSKI ini berangkatnya. Panitia kumpul di sekolah sejak pukul 8 pagi untuk briefing dan peserta datang mulai jam 10an untuk persiapan sebelum kita semua mengikuti sholat jum'at di masjid As-Salam Smada tercinta.

Pukul 1 siang, lapangan smada mulai tampak ramai oleh lalu-lalang siswa SMAN 2 Sby beserta orang tua mereka. Wah, kita yang sudah siap berangkat ini semakin was-was bin kebat-kebit. Akhirnya, pukul setengah 2 tepat, bison (baca: kendaraan ELF) kita datang berderet-deret di seberang sekolah. Total ada 5 bison (2 akhwat - 2 ikhwan - 1 guru). Tapi di mobilku ada 2 ikhwan yang duduk di samping sopir yaitu ketua SKI kita Abdullah dan di sebelahnya Jundi.

Tepat sebelum mobil berangkat, temanku ada yang lari ke arahku, katanya aku di cari ummi di luar. ternyata betul, di tepi jalan ada ummi yang bawa rapor sama amah Ekha' (umminya Jundi). Aku sama Atikah lari kesana dan satu per satu salim sama mereka. Alhamdulillah, nilaiku tidak terlalu buruk meskipun tergolong standar karna 7nya ada tiga dan 9nya cuma 2. Tapi aku masih takut untuk mendengar, rangking berapa paralel ya.. -,- takut banget!

Tak lama, anak2 sudah pada koar-koar dan kita pun berangkat. Bismillah, dengan diawali doa bersama yang dipimpin bu keput kita (baca: Aulia) mobil kami pun beriringan membelah jalanan yang tergolong cukup ramai.

As Usual, aku nggak terlalu tahan untuk naik kendaraan yang berbau mobil-mobilan. Jadi, aku setelah setengah terpejam mengikuti perjalanan, akhirnya benar-benar kubuat tidur setelah melewati tanggulnya lumpur lapindo.

*SKIP* di alam mimpi :))

Bangun-bangun kita sudah sampai di jalanan yang lengang, yang nampak seperti pedesaan. Kalau kulihat dari palangan di jalanannya ini sudah berada di pandaan. Tapi suhu udara siang itu sungguh stabil, jadi serasa masih di Surabaya. Yang ku tangkap saat pertama kali memasuki lokasi, aku agak kecewa. Karna terlihat standar (baca: biasa pol), dan suhunya juga nggak dingin._.

Sebuah bangunan dengan 7 atau 8 kamar terhampar memanjang di depan kami. kamar 1 dan 2 untuk peserta akhwat, kamar 3 untuk panitia akhwat, kamar 4 untuk guru perempuan, kamar 5 dan seterusnya untuk ikhwan semua. Tapi karena panitia ada 13 orang, kami pun ber8 sekamar dan sisanya di masukin ke kamar adek-adeknya dengan 2 atau 3 orang di masing-masing kamar.

Ternyata tidak seburuk yang kuduga. haha ^^v 

siang itu kita masih agak santai-santai melepas penat gitu. oiya, malam pertama ini di rundown panitia ada jurit malamnya, tapi di rundown peserta nggak ada. Karena itu RAHASIA. sebenernya sudah ada desas-desus kalo kejutan ini kebongkar. Syukurlah yang akhwat bisa kita kendalikan dan mereka percaya sama kita. semuanya mandi dan pada ganti baju, begitu pula aku yang langsung pakai jilbab hitam beserta rok dan atasan bles hitam semua. Adik kelas cuma nanggapin ini dengan candaan, "wah, mbak wina siap dirubung nyamuk ini. mau berkabung ta mbak?" *psst, padahal ini kostum jurit kita :)) haha. cuman yang yang lain mau ganti saat adiknya sudah tidur semua*

Menjelang jam 10 malam kita semua ganti baju hitam-hitam (baca: yang akhwat aja) dan berangkat briefing di mushola terdekat. Begitu papasan sama yang ikhwan, mereka sampai ngledek kita "kalian mau kemana pada pakai baju kayak gitu?" sambil ketawa-ketawa. Lho, kan di checklist ada jaket hitam dan rata-rata dari kita ini nggak punya. sebagai gantinya kita janjian pakai kostum ini. eeh, yang cowok malah nggak seragaman gitu -,- ada yang pakai jaket warna-warna pula.

Dan wooo, ternyata area juritnya kereen! lumayan serem dan bikin deg-degan setidaknya. kita lintas alam dengan melewati hutan yang dikiri kanan jalan bertumbuhan pohon-pohon besar menjulang dan ilalang yang tingginya bahkan ada yang se aku. Kita langsung simulasi dengan berbekal senter di tangan selagi petugas ublik memasang satu di setiap beberapa meter. ada pos satu sampai lima yang masing-masing pos akhwat ada 2 orang dan pos ikhwan juga 2 orang. misal pos satu, mereka diminta untuk tidak terlalu berjauhan, yang penting sejauh mata memandang masih kelihatan. Yang bikin agak serem itu ditambah dengan gubuk dan bangunan-bangunan tua persis di film-film horor. ada sawang dan plastik-plastik yang bergelayutan. Apalagi suara di dalamnya.. glodak glodak, dengar-dengar kayak ada yang lewat, langkah kaki lah. hahaha^^v

Kecuali pos 5. DAN AKULAH PENJAGA POS LIMA u_u

beruntung sekali disini area hutan sudah hampir habis, dan mulai terlihat lampu di kejauhan serta rumah-rumah. kenapa? karena aku jaga pos sendirian. Begitupula ikhwannya, di pos 5 ini hanya ada Faris. Sebenarnya aku sudah membawa semua persenjataan dan harta karunku. ada novel, al-qur'an, alat tulis, senter, minum, dan korek kalau lilinnya mati. Itu semua ku persiapkan agar aku bisa mendapat ketenangan dan menjiwai waktu baca novel yang agak menegangkan itu. mulanya aku duduk bersebrangan dan agak serong sama faris. Trus kita akhirnya ngobrol dan cerita-cerita sedikit ngalor-ngidul sampai akhrinya dia ngeluarkan sekotak "gery chocolatos"... lumayan buat cemilan di kesendirian ini. haha. setelah di hitung-hitung jumlahnya cukup untuk semua peserta di tambah aku dan faris, tapi sisa 2 batang. Setelah tengok-tengok akhirnya coklat itu di kasihkan ke Intan dan ghifar yang jaga di pintu keluar jurit untuk ngantarkan peserta ke mushola sebelum muhasabah. Mendekati kehadiran peserta sampai di pos 5, aku dan faris saling menjauh sekitar 3 meter. Pokoknya aku cuma kelihatan disitu ada orang tapi agak nggak jelas. hhh, semakin sendiri nih. oke, tidak papa. Wina gadis pemberani (--)9. tak lama setelah itu, faris mulai baca qur'an dan aku semakin tenang duduk disitu. haha.. kenapa aku nggak ngaji juga aja ya. ckck. bukannya takut, tapi aku agak parno. dengar suara kresek-kresek di rumput belakangku aja, spontan langsung tak senteri sekelilingku. aku takut, katanya evi maya lihat ular sebelumnya.

menjelang jam setengah2an suhu mulai semakin menurun dan aku yang tidak berjaket ini pun mulai merasa menggigil. Beruntung adik-adik dua kelompok terakhir berturut-turut dengan senang hati menemani dan ngobrol panjang lebar dengan ku :3 sambil makan chocolatos di akhir interview materi. Aku pun main api dan dengan santai naruh tanganku diatas api, kadang dengan sengaja seakan berusaha megang apinya. cuma terasa anget aja karna tanganku dingin bangeeet. eh, tapi beberapa kali juga aku teriak karena tanganku ke nyunyut lelehannya lilin. hehe

<ya Allah, ini hari pertama aja ku ceritakan panjang begini ya.. haha>

hari kedua berlalu dengan sama menyenangkannya =D


Setelah outbound yang seru abis, aku sebenernya masih pingin banget ndaki-ndaki sesuatu atau loncat dan sedikit penekan gitu. akhirnya sedikit betingkah, aku punya satu jalur khusus yang biasanya jarang ada yang ngikuti. keluar kamar dan turun kehalaman bukan lewat tangga, trus menuju mushola juga bukan lewat jalan utama. tapi aku bilang ada jalan yang lebih ringkas dan memotong serong lewat sela-sela batu besar dan sedikit nerabas rerumputan. eh, ati ati ke jeglong ya.. hihi, aku juga berkali-kali soalnya :))

Langsung di hari ketiga ya..
kita punya satu kejutan lagi untuk adek-adekku tersayang :)) kita bikin senjata makan tuan. kayak yang aku alami waktu LDKS 2 di claket tahun lalu.

setelah adiknya di minta menyiapkan sejumlah amunisi, mereka brangkat tracking dan jalan-jalan di sekitar hutan juga melewati tempat rusa-rusa. Sedangkan kita semua sudah siap di atas tebing mengedarkan plastik berisi air di sepanjang tepian tebing, dan menjelang kedatangan mereka, kami pun bersembunyi di balik pohon dan semak-semak di sepanjang jalan. Begitu mereka meneriakkan yel-yel dan di serahkan amanah berupa ublik, kita pun menyerang. Hiaaaat!! SPLASH! headshot! mantap bukan.. haha

Endingnya, oh nooo ~,~

adiknya ngejar-ngejar kita dan meluk-meluk biar ikutan basah. pertama, rokku sobek sekitar 10 cm tapi tidak papa karna sudah kupersiapkan pertahanan cadangan. aku terkungkung di peluk tiga anak sekaligus > atikah, rani sama atiyyah. huaa,, aku sudah berontak tapi nggak kuat. akhirnya kita semua dikumpulkan oleh bos Didar untuk menyelesaikan semuanya dan mencari hikmahnya.

tiba-tiba.. syuuut! Byuur! para tetua langsung kuyup (target: abdul dan didar dan ghifar) gara-gara amunisi yang di muntahkan mas Kodir mantar ketua SKI yang lulus SMA tahun ini dari atas tebing, benteng kita sebelumnya. dua kantong! dan kita kecipratan basahnyaa.. terus kerumunan ini pun buyar kalang kabut. eee, belum selesai. attiyya di seret sama yang akhwat dan ghifar yang ikhwan untuk sama-sama di ceburkan ke kolam di depan penginapan. BYURR! airnya yang kelihatan sudah kotor banget mendadak bull, keruh, semua tanah di dasarnya berhamburan keluar. akhirnya kejar-kejaran pun terjadi, satu persatu korban berjatuhan.

Yang nggak kita sangka adalah, di situ banyak kodok ngoreknyaa.. iiuuh--" dan itu ada yang mati, konon katanya gara-gara di tendang Mas Elok semalam sebelumnya. huks banget karena kelihatan terapung apung. hahahaa.. Aku tergolong orang terakhir yang kecemplung, karena nyeret aku butuh tenaga banyak. haha.. aku nyengkeram tanah kuat-kuat sampai nggak ada ampun lagi. Rok candaku yang belipit dan tumpuk2 itu pun sobek dua jengkal. huaa.. aku pun berdamai, turun ke kolam dengan damai. untung hanya se paha.

Yang tragis itu proses kecemplungnya Tities. karna dia diangkat sampai kakinya dan di lempar dengan posisi tidur punggungnya dulu sampai aku bingung tak kira tenggelam. untunglah dia cuma bereaksi menggapai-gapai makanya kayak orang tenggelam. dan yang konyol itu proses jatuhnya evi maya. dia berniat nyemplungin Devy, tapi Devy narik maya dan akhirnya nyemplung berdua. Posenya bikin ngakak. devi terlentang setengah meluk maya, dan maya tengkurep karna di gandoli devy dengan ekspresi kaget? entah, campuran antara shock, kaget, gak rela, panik dan lucu banget pokoknya :D

Kita pun terlambat pulang dan aku ngantri mandi sampai nggak ikut penutupan karena waktu itu aku lagi sholat dhuhur. haha.
entah penginapan itu rupanya sekarang gimana. kamar mandinya kalo tau ya, penuh pasir dan kmarin aku harus bersiin sebagian waktu mandi. Semua alat mandi anak-anak terhampar, aku tinggal milik deh pakai shampo siapa, pasta gigi siapa, sabun siapa. ahaha ^^v

Bisonnya berkurang satu, jadi tinggal 4 deh. kali ini aku naik BISON WARNA PINK beserta para panitia akhwat. kali ini di bison kita dua ikhwan itu adalah ketua OPSKI yakni gijon alias ghifar beserta faris. Devy iseng banget, semua anak di mobil yang tidur di foto (kecapekan). Pasti aku ngowoh deh.. haha. huks~ Aku disini pusing lagi sedikit lebih parah dari pada waktu berangkat gara-gara baca novel dan kondisinya capek. Untung aku langsung tidur sebelum mabuk atau mual di tempat :))


Ini niatnya yoga iseng bersama Istiqomah, tapi jadinya kita malah bertapa diatas batu.

Minggu, 17 Juni 2012

Ikhwan Lugu dan Akhwat Berjilbab Biru






ni cerita cinta seorang ikhwan yang masih lugu…
Baru aktif ngaji beberapa pekan yang lalu..
Disebuah ta’lim dia bertemu dengan seorang akhwat berjilbab biru..
Hati sang ikhwan langsung berdesir tak menentu..
Pulang ke kos langsung merenungkan kejadian itu…
Ah…dia pun bertanya pada diri sambil tangannya menopang dagu..
Apakah yang sedang terjadi denganku?
Mengapa bayang sang akhwat tak jua mau berlalu?


Di tempat lain sang akhwat pun ternyata begitu…
Tiba-tiba dia merasakan sesuatu..
Setelah pertemuan tak sengaja dengan seorang ikhwan di ta’lim sore itu…
Seketika ada suara hati yang menyeru…
Duhai ukhti…kau sedang jatuh cinta, ayo ngaku!!


Kedua aktivis ini pun kembali bertemu..
Dengan hati-hati si ikhwan menghampiri sembari menyerahkan sesuatu..
Ohh…ternyata itu adalah surat bersampul abu-abu…
Si akhwat pun menerima dengan hati ragu…
Pulang ke kost si akhwat langsung membuka surat itu dengan rasa yang menggebu..
Seketika wajahnya merah tersipu…
Si ikhwan ternyata mengungkapkan cinta langsung tanpa bumbu rayu…
Sang akhwat hanya bisa terpaku…


Beberapa hari pun berlalu…
Si ikhwan telah gelisah menunggu..
Menanti jawaban dari sang akhwat yang telah begitu ia rindu…
Akhirnya pujaan hatinya datang dengan wajah sendu…
Sejenak pandangan mereka beradu…
Namun sesegera mungkin si akhwat menunduk kaku…
Perasaan mereka pun bercampur aduk jadi satu…


Dengan lirih sang akhwat mengaku..
Dia pun telah memiliki rasa pada ikhwan itu…
Namun…tiba-tiba nuraninya segera menyeru…
Hentikan! Tak tahukah kau bahwa rasa itu adalah godaan bagimu?
Tidakkah kau sadar bahwa kau telah membuat Rabb-mu cemburu?
Hingga akhirnya sang akhwat terduduk lesu…
Maafkan aku ya akhi..aku tak bisa menerima cintamu…
Setidaknya untuk saat ini aku belum siap untuk itu…
Sang ikhwan pun hanya bisa menerima dengan diam membisu..
Ya…dia sadar bahwa apa yang dilakukannya telah keliru…
Akhirnya mereka pun berpisah dan menjadikan itu sebagai cerita semu…
Namun indah karena mereka telah saling menjaga untuk cinta yang satu…
Cinta Allah…cinta yang maha sempurna itu…


Di lokasi lain…sesosok makhluk hanya bisa termangu sembari menggerutu..
Ohh..ternyata dia syaitan si makhluk pengganggu..
Uh…usahaku kenapa sih gagal melulu?? Kata syaitan sambil berlalu…
Malaikat yang ada disampingnya hanya bisa tersenyum haru…
Sembari berkata pada syaitan : KASIAN DEH LU !!


copas dari http://parodikhwan.tumblr.com/

hehehehe, lutuu..makanya ku ingin berbagi denganmu... :D


Rabu, 13 Juni 2012

3 hari 3 buku dengan 3 tipe berbeda

    

-Vampire Academy, Rembulan tenggelam di wajahmu, dan merah-
Sudah pernah baca ketiganya? hehe.. sumpah diantaranya ini nggak ada cocok atau nyambungnya sama sekali! justru saling berlawanan. Yang satu mistis, dua agak islami, tiga berbau kristiani. Tapi ketiganya ada unsur fantasinya. 

Vampire Academy series (Richelle Mead) ada 4 seri.
bukunya tebal, kira-kira 4cm. 
Ini merupakan buku pinjaman dari Perpustakaan Daerah Jawa Timur. Karena sudah ku kembalikan tempo hari, jadi sekarang hanya bisa mengenangnya saja.
Kalau di lihat dari judulnya, pasti langsung bisa nebak model ceritanya. Karna waktu ada teman yang nanya "Baca apa win?" trus aku lihatin bukunya, responnya rata-rata gini : "wah wah, gini ya bacaannya Wina. ckckck.. tenyata, tidak menyangka!" *dengan gaya lebay*. Hahaha.. biarlah. Aku memang pengen baca semuanya dan semuanya. jadi kecenderungan pilih-pilih buku itu kecil, semuanya tak lahap. tapi belum tentu semua yang tak baca itu tak selesaikan.. wkwk :p

Oke, back to topic. Buku ini bukan berarti jalan ceritanya mudah di tebak lho, sama sekali enggak malah. Seperti judulnya, ini tentang sebuah akademi tempat para vampir bersekolah. Kalau aku bayangkan sih, mungkin kayak Hogwarts di Harry Potter, tapi sedikit nyrempet twilight. Tokohnya bukan hanya para vampir yakni kaum moroi (vampir hidup) dan strigoi (vampir mati), tapi juga dhampir (perpaduan moroi dan manusia), juga manusia. 

Moroi hidup seperti manusia kebanyakan, perlu makan, istirahat dan bukan makhluk terhebat. Tapi mereka bertahan hidup dengan meminum darah para donor, darah manusia. Mengapa ada manusia yang mau menyerahkan hidupnya sebagai makanan vampir, itu karena racun dari vampir membuat tubuh orang tersebut ketagihan dan melayang-layang, katanya bahkan lebih hebat dari pada mabuk atau pun narkoba. Moroi ada atas 12 keluarga bangsawan, yang anak pertamanya merupakan putri dan pangeran yang kelak mungkin dapat menduduki tahta ratu atau raja. Setiap moroi memiliki spesifikasi elemen yang berbeda, ada tanah, air, udara, api, dll *siap menjadi avatar*. Tapi strigoi mengincar kaum moroi dan tergiur dengan janji kehidupan abadi. Akhirnya, kaum moroi jumlahnya terus berkurang dan menjadi semakin sedikit, sedangkan strigoi yang terus meminum darahnya menjadi semakin kuat dan tak terkalahkan, bahkan umurnya ada yang hingga ribuan taun dan jumlahnya terus meningkat. Ancaman ini, akhirnya bisa di atasi oleh para dhampir yang sebelumnya teramat di anggap sebagai kaum yang hina. Namun dhampir memiliki kecepatan lari dan indra yang jauh lebih tajam dari pada manusia atau pun moroi. Sejak serangan-serangan strigoi yang semakin gencar, ratu pun menetapkan peraturan bahwa satu moroi di jaga oleh minimal satu dhampir, kecuali putri dan pangeran lebih dari satu. Tokoh utama di situ ada putri vasilisa, Rosalia, dan Dimitri. Lisa memiliki elemen roh yang sangat jarang dimiliki oleh moroi lain. Tidak seorang pun yang tahu kecuali fakta-fakta tersembunyi yang membuat Rose mengetahui semuanya hingga mampu masuk ke dalam pikirannya. Pada akhirnya, semua orang mengetahuinya ketika Lisa diculik pangeran Victor untuk menyembuhkan penyakit mematikan dalam dirinya, yang artinya harus mengambil roh dan menyerahkan kebahagiaan hidupnya kepada orang yang ditolongnya. Lisa pun menjadi semakin tertekan depresi, namun Rose sebagai pengawal yang shadow kissed mampu melihat apa yang juga di pandang Lisa dalam kepalanya. Dan mereka pun berhasil menyelamatkannya dari penculikan dan juga kegilaan yang bisa saja di alaminya, seperti St.Vladimir (pendiri sekolah) dan ___*aku lupa--'*. lengkapnya, baca sendiri yaa =D

Ceritanya menegangkan banget sampai aku nggak bisa tidur kalau belum namatin satu buku, tapi seru abiss sampai susah beralih ke buku lain karena masih terngiang-ngiang. Fantasi poll, jadi nggak salah kalau aku jadi semakin mengkhayal-khayal. Tapi ini tidak ku sarankan untuk anak di bawah umur ya.. hahaha *sok gedhe*

Besoknya, aku sudah nimang-nimang novel satunya, "Rembulan tenggelam di wajahmu". Bimbang : Baca-enggak-baca-enggak-baca. Akhirnya tak paksain baca biar bisa menghilangkan kenangan dari para vampir itu --"


Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Tere~liye) terbitan Republika.
bukunya... kurasa tidak lebih tebal dari buku vampir di atas. 
Ini buku juga berasal dari pinjaman, yakni: Aulia W.M.
Judulnya memang puitis, jadi waktu lihat covernya itu masih mikir kira-kira gimana sih isi ceritanya. Kupikir mungkin sejenis cerita melayu kayak Hafalan Shalat Delisa. eh, ternyata tebakanku meleset.

Baru baca 5 halaman pertama aja, aku langsung terenyuh. bener kata teman yang pinjam sebelumku, bikin nangis-nangis bacanya. apalagi sekarang aku yang baca-,-. Alur maju cuma di 10 halaman pertama, selanjutnya alur mundur dan kemudian maju lagi sampai kembali ke saat-saat 10 halaman pertama.

Namanya Rehan Raujana. Malam itu ia hanya terbaring tak berdaya di sebuah bangsal rumah sakit karena menderita komplikasi pada 6 tahun terakhir hingga angka 60 adalah umurnya, genap tahun itu. Sudah 6 bulan ia tak jua segera sadarkan diri, hingga akhirnya... malam itu.. sesuatu terjadi. Ketika cahaya-cahaya terang melingkupinya, dan fisiknya kembali kuat menjekkan kedua kakinya berdiri di hadapan terminal tempat masa kecilnya. Dan sesorang yang tak ia kenal berdiri di sampingnya, ia hanya berkata "percuma, kau tetap tidak akan tahu siapa aku walau ku jelaskan".

Ia kembali ke pantinya, panti tempat tinggalnya sepanjang ia mulai memahami dunia, ketika ia selalu di bentak oleh penjaga panti, dihukum, dibiarkan terlantar di luar kehujanan dan merasakan perihnya pecutan rotan. "Tahukah Ray, hari ini kita akan mengenang perjalanan hidupmu. Kesempatan untuk mendapatkan jawaban. Jawaban atas lima pertanyaan besar dalam hidupmu. Kau bertanya lima kali, aku menjawabnya lima kali. Semoga dengan demikian kau akan mengerti banyak hal..." ucap orang berwajah menyenangkan di sampingnya.

-Ray-
"pertanyaan pertama : kenapa aku menghabiskan masa kanak-kanak ditempat menyebalkan itu? Buukankah ada puluhan panti di kota itu? kenapa tidak di tempat lain?
pertanyaan kedua : Apakah hidup ini adil?
pertanyaan ketiga : kenapa langit tega sekali mangambil istriku. Kenapa takdir menyakitkan itu harus terjadi?
pertanyaan keempat : ternyata setelah sejauh ini semuanya tetap terasa kosong, hampa. Semua yang ku miliki tidak pernah memberikan kebahagiaan seperti saat masih ada istriku. Padahal aku memiliki segalanya, memiliki banyak. Mengapa?
pertanyaan kelima : Kenapa aku harus sakit berkepanjangan? kenapa takdir sakit itu mengungkungku?"

-orang berwajah menyenangkan-
"Sederhana saja. Hidup ini adalah sebuah bentuk sebab-akibat, Ray. seperti sebuah bola besar yang berisi benang-benang yang saling terhubung menggambarkan peta kehidupan ini. Tidak ada kehidupan di dunia ini yang sia-sia...
  • Mengapa panti itu? karena kau menjadi sebab bagi garis kehidupan Diar. Anak yang menjemput takdir hidup bagai saputan pelangi di langit saat kematiannya tiba, yang seribu malaikat takjim mengucapkan salam ketika menjemput di penghujung umurnya yang masih amat muda. Ketika hari terakhir hidupnya, kau juga terbaring di sampingnya karena tusukan berkali-kali pisau di sekujur tubuhmu. Ketika penjaga panti akhirnya merasa terenyuh melihat kalian berdua, bocah sekamar yang kondisinya sama-sama mengenaskan di hari yang juga bertepatan. Kau menjadi sebab bagi Diar, dan Diar menjadi sebab bagi penjaga panti. Diar orang pertama yang sadar. Dan ucapannyalah yang membuat penjaga panti tersadar dan kembali. Ia memintanya untuk menyelamatkanmu ketika kondisinya tak lebih baik darimu, dan Diar menghembuskan nafas terakhirnya. Penjaga panti pun mendapatkan hidayahnya, ia mengambil semua tabungan hajinya yang ingin kau curi untuk biaya perobatanmu. Ya, pada akhirnya semua uang itu memang untukmu, Ray
  • Ya, hidup ini adil. Kau tau, Ray? Kebakaran disengaja yang menewaskan kedua orang tuamu itu memang benar. Dan Plee adalah salah satu pelakunya. Namun tidak berarti ia jahat, Ray. Itu dilakukannya karena ia diberitahu bahwa akan ada yang membangunkan penduduk, yang ternyata sama sekali tidak ada. Mulai saat itu ia ingin menebus semuanya. Seperti yang dikatakannya, sebagai pedagang berlian ia hanya perlu menjualnya. Ia mendapatkannya dengan mencuri, namun hasilnya ia bagikan kepada yang tak berpunya. Ia juga sangat terkejut tak menyangka ketika melihat potongan koran -tentang kebakaran masa kecilmu- yang selalu kau bawa hingga saat ini, juga yang selalu menghantui hidupnya, hingga akhirnya hukum gantung menantinya. Ketika kau terkena tembak saat melakukan pencurian besar itu, ia yang menyelamatkanmu dan menyerakhan dirinya ke polisi. Plee  menepati apa yang di sumpahkannya sebelum eksekusi, ia berkata ia bekerja sendirian. Dan kau selamat, Ray. Saat itulah jalan kembali untuk plee terbuka. Dan kau menjadi sebab untuk Plee.
  • Ketahuilah, cara terbaik untuk memahaminya adalah dari sisi yang meninggalkan, bukan dari yang di tinggalkan. Kau menjadi sebab bagi istrimu, Ray. Agamanya memang tak bagus, namun ia memahami sebuah kalimat indah saat pernikahan kalian -Istri yang meninggal dan suaminya ridha padanya, maka pintu-pintu surga dibukakan lebar-lebar baginya. Hanya itu yang dipahami istrimu, Ia ingin kau ridha atas segala perlakuannya. Amat sederhana. Dan ketika harinya datang, seribu malaikan bertasbih turun mengungkung kota. Malaikat yang satu sayapnya saja mampu menutupi seluruh cahaya rembulan dan bintang-gemintang. Istrimu menjemput penghujung yang baik, Ray. Dan sebuah rahasia kecil istrimu yang perlu kau tau, istrimu adalah bayi yang dikandung oleh istri dari partner plee ketika kebakaran itu. Ia mengetahuinya, hanya tidak ingin memberi tahumu.
  • Karena kau terlalu cinta dunia, Ray. orang yang terlalu cinta dunia tidak akan pernah merasa puas dengan semua perolehannya. Sedangkan orang-orang bijak akan berhasil menghaluskan hatinya secemerlang mungkin, membuat hatinya bagai cermin. Maka ia bisa memantulkan ke bahagiaan orang lain ke dalam dirinya bahkan bisa merasakan kebahagiaan melebihi orang terkaya sekalipun. Bisnismu semakin menggurita diselamatkan oleh Koh Cheu, merelakan semuanya hingga harta kekayaannya tak bersisa lagi. Dan kau tahu, Ray? dia melakukannya untuk menebus masa lalunya yang menyakitkan. Istrinya menemukan potongan koran milikmu, dan mereka semakin kaget saat mengetahui istrimu hadir pada hari di eksekusinya Plee sebagai satu-satunya kerabatnya. Ia lah dalang dari kebakaran yang di sengaja itu.
  • Dan yang terakhir. Lihatlah gadis itu, namanya Rinai. Umurnya enam tahun. Ingat hari ketika Vin meninggal? kau hampir bertabrakan dengan mobil lain karena kau membanting setir. Malam itu kau menyumpahi mengapa berkali-kali kau hampir saja melewati bangunan panti terkutuk ini. TAHUKAHH KAU! malam itu kau merenggut janji kehidupan anak kecil ini. KAU SUNGGUH MERAMPASNYA. Mobil itu menghantam jeruji besi yang menyeruak dari tepi jalan.. Sementara kau sudah melesat pergi, tidak peduli. Kenapa gadis kecil itu harus selamat. membuat gadis kecil ituharus menjalani masa kanak-kanaknya dengan sesak bertanya dimana ayah-ibunya. Membuat kota ini selalu terbungkus hujan setiap kali ia menangis.
Ray tersungkur bagai sehelai kapas di jalanan basah. Ya Tuhan, dia tidak pernah tahu itu. Dia Tidak tahu...

Orang disampingnya berkata kembali "sesuai janjiku, aku akan memberitahu kenapa kau sampai mendapatkan kesempatan perjalanan mengenang masa lalu. Kenapa kau berhak mendapatkannya? Itu semua karena rembulan. Setiap kali kau memandangnya, kau selalu berterima kasih kepada Tuhan. Kau memiliki cara berinteraksi yang luar biasa dengan kuasa langit, Ray... Selamat tinggal Ray. Kau akan punya waktu lima hari untuk memperbaiki segalanya. Kau akan kembali sehat.Menyiapkan bekal perjalanan jauh. Aku sudah menjawab seluruh pertanyaanmu. Lima pertanyaan, lima jawaban. Kembalilah"

Huaa.. selesai. Novel ini memberi dapak yangg luar biasa setelah aku membacanya. KALIAN HARUS MEMBACANYA! =D

Merah (Agnes Jessica) ada seri pelangi.
tidak seberapa tebal, mungkin 2 atau 2.5 cm.an
Setelah mengembalikan Vampire Academy, aku meminjam buku ini sama The Necromencer.
Agak kaget waktu baca ini.
Aku tahu kalau rata-rata tulisan Agnes Jessica biasanya kental sama ajaran-ajaran kristen. Uhh, Tapi tidak sekental ini. hehe.. Dulu aku pernah baca alkitab, hampir khatam malah. Itu selama kelas 8 SMP, waktu Vabella teman sebangku yang memang beragama katolik. Dan buku ini hampir full selalu disisipkan ayat-ayat alkitab. Tapi kali ini, aku sama sekali tidak mau baca ayat-ayat itu. Alhasil, setiap ada paragraf yang di cetak italic langsung tak loncati tanpa perlu ngecek. Meskipun nggak semua yang italic itu ayat-ayat al-kitab. Ceritanya nggak nakutin, tapi aku bacanya tidak tenang. Sungguh, rasanya aku takut waktu baca jadi melenceng. Karena Allah (islam) dan Allah (katolik) tulisannya Indonesianya sama. Oh sudahlah~

Ngomong-ngomong, gara-gara baca Merah ini, aku jadi tahu banyak hal tentang agama katolik. Yah, dari dulu sih sebenernya sudah tahu hal-hal itu, hanya saja ada beberapa yang lebih di detailkan di sini. Dulu waktu aku nanya teman sebangkuku jawabannya tidak selalu memuaskan, karna pasti agak risih kalo cerita sama yang beda kepercayaan. Terkadang aku pikir... Lucu aja. Coba aja kalian baca buku-buku yang berkepercayaan lain. Disini dianggap benar, dan yang kita anggap benar itu di anggap karena kita belum mengetahui. Sama kayak sebaliknya. Eitss, aku juga tidak menyarankan untuk baca buku seperti ini ya kalo kalian nggak kuat. Kuat kan Iman kalian teman-temann :)) hahaha.

Khusus kisahnya aku malas ngetik nih. Sudah capek. Tapi aku kurang suka dengan bahasanya buku yang satu ini. Sama tokohnya juga, aku benci aja baca tokoh yang udah ngerokok, minum-minum, atau pun jadi brandalan untuk alasan apapun, tapi ending bahagianya untuk dia-,- oh, sudahlah. Kan terserah penulisnya ya.. haha ^^V

Selasa, 05 Juni 2012

Become Architect :)

Bismillahirrahmaanirrahiim..
Untuk tujuan kuliah tahun depan, aku sudah dapat satu yang insyaAllah lumayan manteb, yakni jurusan Arsitek di ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya. Hanya saja, aku belum bisa menentukan untuk pilihan ke dua-nya :( karena jurusan yang aku minati itu rata-rata gradenya tinggi. Yah, semoga satu itu cukup untuk seterusnya.

Semuanyaa, bantu do'a yaa biar tahun depan Wina diterima jadi mahasiswa baru disana. Arsitek desain interior.

Selain itu, wina juga punya cita-cita untuk bisa melanjutkan S2-nya dengan beasiswa kuliah arsitek di Prancis. Sedikit mengkhayal memang. Tapi.. mimpi adalah kunci. Jadi, siapa tahu =D Semoga segala hambatan dan rintangan menjadi dipermudah untukku menuju ke sana. Aamiin ya Allah.

Jumat, 01 Juni 2012

Great! I have a new job =D

Holaa semuaa.. Teman-teman yang ada di Surabaya, Indonesia, maupun yang ada di langit dan di penjuru duniaa...

Wina lagi senang sekali. ehm, Alhamdulillah :)
kenapa? karena akhirnya aku dapat kerjaan yang lumayan menghasilkan. Kalian tau apa itu? yap, pastinya dong!  Menggambar. yuhuu.. ~(^O^)~

Ini bermula dari anak-anak yang malas amat sama pelajaran kesenian, dan wina adalah orang pertama yang menuntaskan semua tugas dari tugas I sampai VI sejak minggu terakhir pelajaran. Tapi hampir 50% dari sepadan (read: ipa2) belum nyelesaikan bahkan dari tugas dua. mulanya, aku hanya membantu mereka, satu persatu tugasnya ku selesaikan dengan senang hati. Kemuadian, karena aku sudah kelelahan dan nyerah, tangan nggak kuat lagi, permintaan mereka tak tolak. Gantian deh, anak-anak minta tolong ke temanku yang pintar nggambar, namanya ayu.

"Tarif reek! kalau mahak, pasang tarif dong. Ada harga ada rupa!" katanya seraya melanjutkan kerjaannya yang juga belum kelar-kelar. ~Tring~ Wina juga mau dong. "Teman-temaan, wina juga pasang tarif. Ada harga ada rupa, kata Ayu" haha.. aku pun foto copy dan mulai menerima job. Satu gambar baik batik maupun perspektif seharga 10.000,- tanpa warna. Kalau dia minta di warnai, nambah 10.000,- lagi. n_n

Eits, tapi nggak gitu amat kok, aku pasang tarifnya lihat-lihat, mana yang kiranya dompetnya tebel baru tak minta. Tapi kalau anaknya sudah berusaha tapi masih saja gagal *ehm, nggak bilang jelek yah* pasti aku mau aja bantuin dengan sepenuh hati. Syaratnya, dia itu orang yang baik. haha #yang jahat macam apa nih?.
Yah, pokoknya itu hukum timbal balik ala wina.

Hargaku ini paling murah lho di kelas. Dan hari ini, bahkan sebangku-ku ikutan melayanani mewarnai, padahal dia nolak terus, dan alhamdulillah dia dapat 25.000 :) sedangkan ratih sudah.. emmm, aku yakin diatas 50.000. Ayu? yah nggak usah di tanya, lebih dari 150.000, pasti! dia paling mahaaal satu sekolaah =))

Okelah, yang penting aku senang bisa ada pemasukan lagi. Mengingat sejak kelas 1 SD aku sudah hobi main jual-jualan dan bertransaksi uang, jadi kemarin waktu SMA berhenti, aku langsung beralih jual pulsa. Biar hampir nggak ada untung, enak ajaa gitu. sekarang? kerja serabutan deh, yang penting hepiii =D

Tapi mulai hari ini, aku vakum dulu soalnya besok senin sudah UKK. Saatnya bekerja keras untuk NAIK KELAS dan SNMPTN tahun depan dan UNAS dan JURUSAN ARSITEK ITS pastinya (9.^O^)9 Semangaat!!!

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti