Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Sabtu, 18 Agustus 2012

Mungkin tak ada lagi ksempatan kedua


Alhamdulillah, akhirnya hari kemenangan tiba :) 
Setelah sebulan penuh kita lalui bulan Ramadhan yang penuh berkah itu dengan ibadah-ibadah dan pemenuhan target, semoga semua amal ibadah kita di terima serta menjadikan kita meraih gelar muttaqin, dan seluruh dosa serta kesalahan kita di ampuni oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala... Sekarang kita semua telah kembali terlahir dalam keadaan fitri, mari kita usahakan agar tak ada lagi sesuatu yang mengganjal di hati yang akan mengeruhkan sesuatu yang telah bersih.

Mungkin ini Ramadhan terakhir kita, siapa yang tahu?
Mungkin sudah tak ada lagi hari esok untuk kita, siapa pula yang menduganya?

Sebelum semuanya berlalu dengan penyesalan di belakang, bukankah bijaksana jika kita mengusahakan semuanya selagi ada waktu? InsyaAllah kita tidak akan menjadi hamba yang merugi.

Rasulullah SAW bersabda: "Maukah kalian aku tunjukkan akhlaq yang paling mulia di dunia dan di akhirat? Memberi maaf orang yang mendzalimimu, memberi orang yang menghalangimu, dan menyambung silaturrahim orang yang memutuskanmu" (HR. Baihaqi)

Alangkah indahnya hidup ini bila penuh dengan keharmonisan dan kerukunan dalam berbangsa dan bernegara. Alangkah bahagianya bila melihat saudara kita di seluruh muka bumi ini tertawa senang karena kebersamaan dan perbedaan yang saling melengkapi.


Rapatkan barisan, satu kan langkah...

Mari kawan, sudah tak ada lagi waktu untuk menunda-nunda suatu niatan baik. Kita saling memaafkan ya? Biarpun sering ada perbedaan dan mungkin banyak kesalahpahaman, itu lumrah kok. Tapi jangan biarkan itu menodai hatimu yang suci dan memeliharanya hingga bercokol dan berakar di sana. Kalian tahu, ikhlas itu sungguh indah. Karna ikhlas akan menampakkan sesuatu yang penuh lubang menjadi terlihat seakan-akan itu  sangat sempurna. Jika ada seseorang yang melukai perasaanmu, mungkin ia tak sengaja melakukannya. Tapi sengaja atau tidak itu tak penting, karena kita adalah saudara, maka yang penting adalah hatimu memaafkannya =)

Mungkin sudah tak ada lagi kesempatan kedua. Sekarang juga, perbaiki dan rajut kembali benang ukhuwah yang pernah merenggang atau terputus!

Imam Hasan Al-Bashri berkata: "Aku tengah menasehati kalian, bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, andaikata seorang muslim tidak memberi nasehat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi sempurna, niscaya tidak akan ada yang mengajak pada kebaikan, dan tak ada pula yang mencegah pada kemungkaran"

NOW or NEVER! 

Minggu, 12 Agustus 2012

Datang dari hati, Jadi pemimpin yang peduli! (^o^)9


"SAY NO TO GALAU!!!"

Sejak jum'at tanggal 10 lalu hingga hari ini, 12 Agustus 2012, aku mengikuti sebuah acara yang sangat istimewa meskipun mulanya ragu dan berawal dari paksaan orang tua. Tapi.. yaa.. gue emang harus bilang WOW gitu deh :)) 

tampak peserta sedang mengantri untuk daftar ulang

Acara "Tunas Indonesia 2012" ini di adakan oleh beastudi Etos dan Dompet Dhuafa yang dilaksanakan serempak di 4 kota besar yakni Jakarta, Medan, Jogja, dan Surabaya. Bertempat di asrama haji sukolilo Surabaya, Hall C (aula utama) dan D2 (tempat penginapan)... Tapi yang paling penting adalah.. *jeng-jeng*..
Alhamdulillah gratiss tiss tiiisss =))

Seharusnya hari itu angkatanku di berangkatkan untuk pondok Ramadhan di pondok pesantren Assalafi Al-Fitrah di daerah kedinding. Tapi, saya tak di ijinkan orang tua gitu, eh, malah di suruh ikut ini. Jadilah aku satu-satunya anak dari SMA Negeri 2 Surabaya. Waktu datang, aku sudah menyiapkan mental untuk tetap "stay cool", sambil bawa novel dan cadangan beberapa amunisi supaya menututup kedok seseorang yang sedang dilanda kebingungan karena kesendiriannya._. haha *alay mode: on*

Aku mendaftarkan diri ketika memasuki pukul 10 pagi, kupikir sudah sangat terlambat. Tapi begitu sms mas Iklil (cp), Alhamdulillah ternyata masih bisa. Tapi dasar anak sanguin, entah bagaimana bisa begitu santainya padahal sudah memasuki H-3 jam. Dresscode kita adalah seragam putih abu-abu, yang pada hakekatnya baru saja ku kucek beberapa puluh menit setelah pendaftaranku dinyatakan sukses. *omg!*. Akhirnya nuraniku tergerak untuk prepare barang setelah ditegur sang Ummi, dan barulah aku merasa "bingung", bahwa ini waktu yang sungguh sangat mepet dari pukul satu siang. Alhasil, h-15 menit, aku masih setrika baju dengan sedikit santai *hanya sedikit* dan mulai kalang kabut karena sudah mau setengah 2 tapi aku bahkan belum mandi dan ganti baju. -oke.. ini di skip aja.. wkwk-

Sampai di sana sekitar pukul set3 siang, dan.. *jeng-jeng*.. masih sepi! Alamak! Setelah daftar ulang, aku pun bertanya pada si mbak panitia, eh, ternyata mulainya memang masih bada Ashar-,-. Okelah, saatnya ku keluarkan jurus stay cool ala Wina. Haha.. Sebenarnya dalam hati ini di penuhi tanda tanya dalam banyak hal. Tapi, satu: tebar senyum dan tidak kikuk, dua: pede aja bin es-ka-es-de alias sok kenal sok dekat, aku pun mulai ngobrol dan kenalan sana sini. Yang banyak itu peserta dari SMKN 1 Surabaya dan Madrasah Aliyah Maskumambang Gresik. Ada pula yang dari SMAN 1 Driyorejo Gresik, SMAIT Al-Uswah Sby, SMKN 10 Sby, SMA Trimurti, SMK Ipiems, SMAN 7 Sby, dll. Yang pasti, orang pertama yang mengajakku bicara bernama Fitri dari MA Maskumambang :D

Peserta akhwat saat meneriakkan jargon

Kami dibagi menjadi beberapa kamar yang maing-masingnya ada 7 anak. Di kamarku ada Fitri (nggak nyangka kita sekamar), Nona, Titin, Rida, Rizka, juga Aisyah. Nah, 4 orang di baris terdepan itu Wina and the gank :))

Jargon yang harus kita teriakkan banyak banget. Karna pembicara satu dan yang lain di malam awal, masing-masing meneriakkan satu, yang pada akhirnya di teriakkan semua bergantian selama 3 hari itu.. melatih konsentrasi dan ingatan kali ^-^

>> Apa kabar semua?
Alhamdulillah, Luar biasa, ALLAHU AKBAR!!! <ini sudah biasa dan selalu ini>
>> Apa kabar Tunas Indonesia?
Datang dari hati, jadi pemimpin yang peduli!
>> Tunas Indonesiaaa....
Berkontribusi, Berkarya, untuk Indonesia!
>> Siapa Kalian???
Siswa Peduli! <di hari terakhir di ubah> Pelajar peduli! 

Dua orang dari kanan : Wina
Tanda tangan dan tanda partisipasi untuk saling menyemangati dalam membangun Indonesia

Di sana, kami di beri banyak sekali bekal untuk di tuang dalam kehidupan nyata. Agar kami, sebagai tunas Indonesia, dapat tumbuh dan berkembang dengan membawa pembanggunan dan membanggakan Indonesia. Ternyata, pendidikan karakter yang selama ini di sekolahku sering di lakukan namun ku anggap remeh, baru kusadari betapa pentingnya itu. Bagaimana besarnya harapan Indonesia tertumpu pada kami sebagai generasi muda yang mereka yakin kita mampu memba kemajuan dan perubahan.

Selama ini, banyak sekali anak-anak desa yang telah sukses di kota enggan untuk kembali dan mengabdi atau menerapkan ilmunya untuk pembangunan wilayah yang belum tersentuh banyak oleh pendidikan. Banyak pula yang sekolah hingga ke luar negri namun memilih untuk menetap disana, bekerja dan enggan kembali lagi ke Indonesia. PADAHAL KALAU BUKAN KITA, SIAPA LAGI??

Begitu banyak fakta yang membutuhkan segenap perhatian kita. Meskipun kau merasa memiliki banyak sekali urusan yang penting, merasa sangat sibuk dan tak ada waktu untuk mengurus hal-hal seperti ini... Tapi satu hal, hidup kita tiada memiliki arti jika keberadaan kita tidak membawa manfaat bagi sesama. 

Kami ditekankan dan dididik pada Sosiopreuner, atau sosial enterpreuner. 
Contoh: Ada sesorang yang memulai usaha sebagai seorang wirausaha. Ia bermula dari nol, dan mengembangkan semunya berakar dari dirinya. Mungkin usahanya pada akhirnya berhasil dan menggurita, namun yang di dapat, sepenuhnya akan kembali pada sang usahawan tadi.

Tapi sosiopreuner berbeda. Ini adalah satu program kita sebagai wirausaha dimana keberadaan kita akan membawa manfaat besar dan kemajuan bagi sesama.
Contoh: Mulanya seseorang itu membukan sebuah rumah makan,  orang itu pun memperkerjakan tetangga dan orang-orang di sekitar situ sebagai karyawannya. (1, mengurangi jumlah pengangguran). Kemudian tetangganya yang lain ia pesan untuk membuatkan satu menu yang kemudian ia borong dan di jual di rumah makan itu (2, ia telah mencoba untuk berbagi hasil). RM itu semakin besar, maka ia meminta pada tetangga sebelah untuk lahannya digunakan sebagai parkiran dan uangnya dibagi hasil (3, membantu perekonomian rumah tangga lain). Setelah sedemikian maju, RM itu membutuhkan pasokan daging ayam dalam jumlah besar. Dari pada kulak di luar, ia pun mengusulkan pada warga kompleknya untuk membuat peternakan ayam yang hasilnya akan ia beli untuk RM-nya.. dan terus demikian. "Mungkin hasilnya tidak sebera besar yang di dapat wirausahawan tersebut, tapi ia sangat membantu mensejahterakan masyarakat wilayah itu dalam perekonomian dan juga yang lain"


Inilah kami, Tunas Indonesia 2012 dari Surabaya :)
Semoga dengan ini, kami telah siap terjun ke tengah masyarakat untuk melaksanakan pembangunan.
Hari itu, aku benar-benar OPTIMIS dengan mimpi ku, menjadi seorang arsitek dunia. Akan ku bangun Indonesia menjadi negara yang tertata dan berpendidikan maju. Memiliki generasi berpemikiran terbuka, revolusioner dan kreatif dalam menciptakan Masyarakat Madani. Aku percaya, di tahun 2030 nanti, seperti yyang sudah di perkirakan, Indpnesia akan menduduki 7 besar "Negara Maju di Dunia \(^O^)/ Ganbatte ne!

Jumat, 10 Agustus 2012

Kunjungan walikota ke sekolah ^^

wina nampang juga rupanya :3 tidak menyangka..

Senin, 6 Agustus 2012

Pagi itu, pelajaran Kimia yang membahas mengenai elektrolisis tengah di langsungkan dengan seru-serunya. Baru memasuki jam ke-3 pelajaran dari 10 jam kami. Tiba-tiba, seseorang masuk ke dalam kelas dan meminta kami semua beberes dan menyegerakan diri menuju bangsal (read: aula). Konon katanya, ini dikarenakan adanya kunjungan langsung dari walikota Surabaya ke Smadabaya. Wah, jadi nggak sabar..

Ternyata hanya ada 5 kelas saja yang di undang ke bangsal. p1, p2, p6, p7, dan p8 (kalau bener sih).

Dan hari itu, disanalah tempat berkumpulnya orang-orang hebat. Tidak hanya bu Tri Risma H., walikota Surabaya... Tetapi juga beberapa jajaran atas yang mungkin bahkan biasanya muncul di koran.

Yang pasti, Bu Risma telah menularkan semangatnya kepada siswa Smada untuk terus berjuang tanpa henti. Memberi banyak sekali pemikiran dan masukan mengenai motivasi beliau hingga dapat berdiri sebagai walikota saat ini, Juga semua hal yang harus bisa kita teladani untuk memajukan Surabaya, membanggakan Indonesia, dan melanjutkan mimpi-mimpi Bu Risma ke dalam kepala kita.

Dua hal, yang sangat saya ingat adalah ketika Nizar dan Nia bertanya kepada beliau...

<Nizar: apa motivasi beliau> 
Motivasi terbesarnya adalah untuk membanggakan ke dua orang tuanya. Untuk menunjukkan bahwa mereka melahirkannya ke dunia dengan tidak sia-sia. Kalau kita melihat seseorang disana bisa melakukan sesuatu yang hebat, seharusnya kita juga bisa. Kenapa tidak untuk kita mencobanya? Siapa yang tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Roda dunia ini terus berputar, kita juga bisa berada di atas dan membanggakan bagi yang lain. Karena masing-masing dari kita ini sebenarnya sudah terlahir dari bibit yang hebat, kenapa kita tidak melanjutkan saja perjuangan itu? Dulu, beliau katanya juga nggak pernah bermimpi untuk jadi walikota. Dulu beliau ingin sekali masuk FK, tapi justru akhirnya di terima di jurusan arsitek. Tidak apa. we must go on! jalan aja teruss.. Yang sudah kita lalui, ya itu lah jalan kita. Perjuangkan dan jadilah yang terbaik!

<Nia: Musuh terbesar adalah diri kita sendiri. bagaimana cara mengalahkannya>
Ya, musuh terbesar kita adalah sugesti dan pemikiran yang sudah jauh tertanam di dalam alam bawah sadar kita. Sebagian besar adalah rasa malas. Bagaimana caranya? Kita bisa memaksakan diri kita meski mulanya itu tersa berat. tapi selalu tanamkan di dalam diri kita, "nggak boleh malas, ayo mereka bisa kita juga harus bisa!" . Mulai biasakan diri untuk mengabaikan rasa malas dan mengedepankan tujuan atau terget pencapaian kita. Yang beliau lakukan untuk menggapai kemajuan adalah dengan mengurangi jam tidur. Kalau dia pintar dan belajarnya satu jam, berarti kita yang dirasa biasa saja harus melakukan lebih. Kita belajar 3 jam, kalau bisa bahkan 5 jam perhari, misalnya. "kenapa kita harus banyakin tidur? tidur itu kan sama saja belajar mati." canda beliau. "Saya tidur bisa mulai jam 1 malam, tapi jam 3 jam 4 saya pasti sudah bangun. Saya ingat waktu itu lagi di eropa, baru jam 5 pagi saya sudah membangunkan yang lain. Padahal itu bukan di Indonesia dan berarti masih sangat larut malam." Jadi, kurangi waktu tidur. kalau kalian takut jatuh sakit, jangan hawatir! jangan pernah hawatir karena semangat itu akan mengalahkan segalanya. Tujuanmu apa, gapai terus! perjuangkan betul-betul jangan sampai lengah apa lagi berleha-leha.


Mengingat musuh terbesarku adalah ngantuk. Berarti aku harus punya semangat yang sama untuk mengalahkan ngantuk. Entah bagaimana, tidur sudah cukup.. di sekolah sejak datang sampai pulang, masih saja terus-terusan nguap. Entar malam belajar, baru satu nomer, sudah ketiduran. Lagi ngaji, baru satu lembar aja sudah bacanya mlenceng terus sambil teklak tekluk.. ngghh banget!! >.< However, I must kick those feel one by one until all of my dreams become true and never be a loser anymore! (- -)9 <fighting!>

Minggu, 05 Agustus 2012

Happy Birthday My Beloved school, SMADA!

(Re-post dari Blog Aulia Wahyu Maulidya)

Assalamualaikum Wr. Wb

Dini hari tadi angka 31 di kolom bulan Juli sudah tak berlaku lagi, berganti menjadi angka paling istimewa pertanda bulan yang kita pijak sekarang adalah bulan ke - delapan, AGUSTUS!



1 Agustus 2012.. Ada apa hari ini? Rasa-rasanya ada sesuatu yang sangaaaat istimewa sekali?
Zap..Zap..Zap...
Ternyata, tepat hari ini SMADABAYA -SMAN2 SURABAYA-, sekolahku tercinta sudah 62 tahun tegak dan kokoh berdiri. Melahirkan anak-anak bangsa yang berkualitas tak hanya secara akademik, namun juga mumpuni dengan generasi-generasi emas non akademiknya. Mulai dari Ir. Soekarno -Bapak Proklamataor dn Presiden pertama RI- sampai Ahmad Dhani -Pentolan Dewa 19- juga yang tak kalah hebatnya, dengan bangga beberapa ALUMNI SMADABAYA kembali ke almamater tercinta dan mengabdi, turut mengandung dan melahirkan putra-putri terbaik SMADABAYA untuk bangsa.


Ga terasa banget, sekarang kelasku pindah ke gedung lama, wilayah kekuasaan kelas XII yang artinya tahun ini aadalah masa-masa terakhir perjuanganku di SMADABAYA. Setelah itu aku, dan 277 murid kelas XII lainnya akan lahir dan menatap kehidupan yang sederhana di luar sana, menyusul kakak-kakak kami yang terlebih dulu berlari, tak hanya tersebar di seantero Indonesia, tapi juga berjaya di kancah Internasional. Aamiin.


SMADABAYA lebih dari sekedar sekolah! Tak hanya bagiku, tapi aku yakin arek-arek smada pun sepakat menyetujui statemen ini. Tak hanya bangunan uniknya, kehebatan pendidik, kegokilan arek smadanya, aaah semuanya membuatku bangga pernah merasakan rahim SMADABAYA selama 2 tahun lebih ini. Ya, SMADABAYA telah menyatu bersama setiap langkah kami. Banyak hal yang mungkin tak dapat kami temukan di sekolah-sekolah lain, bahkan SMADA-SMADA lain pun belum tentu sehebat SMADABAYA, Almamater kebanggan kami.


VIVA SMADA!! VIVA SMADA!! VIVA SMADA!!
Aku masih ingat betul, budaya LORONG VIVA SMADA yang cuma di smadabaya bisa ditemui. Teriakan demi teriakan penuh bangga dari siswa-siswi SMADABAYA. Suasana yang seketika mengantarkanmu pada sebuah euforia luar biasa, detik itu juga sebuah rasa bangga, senang dan hormat kepada almamater menyeruak ke dalam dada.


"Salam persaudaraan ke seluruh persada Indonesia
Putra SMA Negeri 2 berjanji berikrar setia
Belajar tekun untuk nusa, membangun negara di hari depan
Dengan tekad membaja tuk kejayaan Indonesia
Sanjung indah negeriku, Indonesia tercinta nan jaya
Sebagai putra yag berguna sedia berbakti padamu
Bekerja keras bersahaja dengan seluruh jiwa dan ragaku
Bersatu tuk berkarya, demimu bangsa negaraku.."

Senandung khidmat penuh makna yang menjadi aset milik almamater, aaaaaaah semuanya menjadi satu bagian tak terlupa dalam memori hidupku..


SELAMAT ULANG TAHUN SMADABAYA-KU. TETAPLAH BERDIRI KOKOH TUK MELAHIRKAN GENERASI EMAS BANGSA.
TETAPLAH MENJADI KEBANGGAAN TERSENDIRI, ALMAMATER TERCINTA! ^^


Hanya ini yang bisa ku persembahkan di hari jadimu, SMADABAYA. Terima kasih atas peran yang sangat besar dalam sebagian masa remajaku. Terima kasih telah mengijinkanku tuk tinggal dan mencicip pahit manis asin serta asam kehidupan SMA bersamamu. Terima kasih telah mempertemukanku dengan berbagai orang hebat di tempat terhebat ini. Semoga, kandunganmu yang sekarang, tahun depan dapat melahirkan 288 anak-anak bangsa yang berkualitas dari segala sisi. Aamiin.. Tetaplah berjaya, tetaplah dengan segala kehebatan dan keindahanmu..




Beberapa ucapan dan harapan arek smada: (selengkapnya bisa dilihat via twitter di #HUTSMADA)


Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti