Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Selasa, 30 September 2014

Surat Rahasia

Tadi pagi, wina dan teman-teman SC mau syuro' untuk intan 1 ceritanya.
Tapi Ilham di sms nggak bales, apalagi Agam.
eeh, usut punya usut, smsku pending, dia capek nunggu di sekret sampai ketiduran.
Alhasil ya gitu deh.

Nah, pas mau bahas sama akhwat disitu, aku buka buku catatan hijauku yang ada tulisannya "#YukKitaMentoring".. dan.. jeng jeng.. SURPRISE!!!

disana, dihalaman tengah. Penuh.
tau apa? berbait-bait puisi yang begitu misterius.
di awali dengan nama lengkapku yang "FIX" salah dalam penulisannya..
*btw, bikin aku ketawa, isinya lucu*
dan karna ini buku bukan buku pribadi, ya kertasnya tak gradak aja. disimpen kok tenang aja.

Yang aku heran, tulisan itu lumayan panjang, berarti buku ini pernah dipinjem seseorang cukup lama tanpa sepengetahuanku dan kembali tanpa sepengetahuanku juga. Nulis namaku aja salah, siapa hayo? trus sama fontnya yang nggak biasa.

Suayang poll wes sama kamu juga
Hahaha :3

*Yesss!!! Satu lagi koleksi utk album kenangan lifetime ku*


Jumat, 26 September 2014

Mellow

Semakin kemari, semakin banyak berubah.
Sebagaimana bertambahnya tugas, amanah yang terus menggunung, amalan yang semakin terbengkalai, belum lagi pusing dengan KP dimana dan sama siapa. ah, apalah ini semua~

Ketika mellow semakin mellow..
Melankolis ini semakin menjadi-jadi, meminta segala hal haruslah perfect.
Koleris yang tek pernah ingin kalah pun melunjak tinggi tinggi.
Lalu, bagaimana dengan si plegmatis yang kian hari kian tak nampak?
hmm.. Hanya saja semoga sang sanguinis tak ikut andil dalam kebringasan ini.
Sebab dia harus berjalan ringan melewati semuanya, tersenyum manis disela-sela harinya, pun pula menyapa manusia-manusia yang berlalu lalang dijalanan.

well, kata mbak-mbakku..
Sebenarnya yang menjadi masalah adalah karena lemahnya imanku.
Amal yaumi dan mendekat sama Allah menjadi kunci paling penting disini, bahasa mudahnya "agar Allah memiliki alasan untuk membantuku"

hmm.. Aku rasa gitu.

Sakitnya tuh disini *nunjuk kepala*
#Curhat_mode: ON =p

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti