Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Rabu, 13 Juni 2012

3 hari 3 buku dengan 3 tipe berbeda

    

-Vampire Academy, Rembulan tenggelam di wajahmu, dan merah-
Sudah pernah baca ketiganya? hehe.. sumpah diantaranya ini nggak ada cocok atau nyambungnya sama sekali! justru saling berlawanan. Yang satu mistis, dua agak islami, tiga berbau kristiani. Tapi ketiganya ada unsur fantasinya. 

Vampire Academy series (Richelle Mead) ada 4 seri.
bukunya tebal, kira-kira 4cm. 
Ini merupakan buku pinjaman dari Perpustakaan Daerah Jawa Timur. Karena sudah ku kembalikan tempo hari, jadi sekarang hanya bisa mengenangnya saja.
Kalau di lihat dari judulnya, pasti langsung bisa nebak model ceritanya. Karna waktu ada teman yang nanya "Baca apa win?" trus aku lihatin bukunya, responnya rata-rata gini : "wah wah, gini ya bacaannya Wina. ckckck.. tenyata, tidak menyangka!" *dengan gaya lebay*. Hahaha.. biarlah. Aku memang pengen baca semuanya dan semuanya. jadi kecenderungan pilih-pilih buku itu kecil, semuanya tak lahap. tapi belum tentu semua yang tak baca itu tak selesaikan.. wkwk :p

Oke, back to topic. Buku ini bukan berarti jalan ceritanya mudah di tebak lho, sama sekali enggak malah. Seperti judulnya, ini tentang sebuah akademi tempat para vampir bersekolah. Kalau aku bayangkan sih, mungkin kayak Hogwarts di Harry Potter, tapi sedikit nyrempet twilight. Tokohnya bukan hanya para vampir yakni kaum moroi (vampir hidup) dan strigoi (vampir mati), tapi juga dhampir (perpaduan moroi dan manusia), juga manusia. 

Moroi hidup seperti manusia kebanyakan, perlu makan, istirahat dan bukan makhluk terhebat. Tapi mereka bertahan hidup dengan meminum darah para donor, darah manusia. Mengapa ada manusia yang mau menyerahkan hidupnya sebagai makanan vampir, itu karena racun dari vampir membuat tubuh orang tersebut ketagihan dan melayang-layang, katanya bahkan lebih hebat dari pada mabuk atau pun narkoba. Moroi ada atas 12 keluarga bangsawan, yang anak pertamanya merupakan putri dan pangeran yang kelak mungkin dapat menduduki tahta ratu atau raja. Setiap moroi memiliki spesifikasi elemen yang berbeda, ada tanah, air, udara, api, dll *siap menjadi avatar*. Tapi strigoi mengincar kaum moroi dan tergiur dengan janji kehidupan abadi. Akhirnya, kaum moroi jumlahnya terus berkurang dan menjadi semakin sedikit, sedangkan strigoi yang terus meminum darahnya menjadi semakin kuat dan tak terkalahkan, bahkan umurnya ada yang hingga ribuan taun dan jumlahnya terus meningkat. Ancaman ini, akhirnya bisa di atasi oleh para dhampir yang sebelumnya teramat di anggap sebagai kaum yang hina. Namun dhampir memiliki kecepatan lari dan indra yang jauh lebih tajam dari pada manusia atau pun moroi. Sejak serangan-serangan strigoi yang semakin gencar, ratu pun menetapkan peraturan bahwa satu moroi di jaga oleh minimal satu dhampir, kecuali putri dan pangeran lebih dari satu. Tokoh utama di situ ada putri vasilisa, Rosalia, dan Dimitri. Lisa memiliki elemen roh yang sangat jarang dimiliki oleh moroi lain. Tidak seorang pun yang tahu kecuali fakta-fakta tersembunyi yang membuat Rose mengetahui semuanya hingga mampu masuk ke dalam pikirannya. Pada akhirnya, semua orang mengetahuinya ketika Lisa diculik pangeran Victor untuk menyembuhkan penyakit mematikan dalam dirinya, yang artinya harus mengambil roh dan menyerahkan kebahagiaan hidupnya kepada orang yang ditolongnya. Lisa pun menjadi semakin tertekan depresi, namun Rose sebagai pengawal yang shadow kissed mampu melihat apa yang juga di pandang Lisa dalam kepalanya. Dan mereka pun berhasil menyelamatkannya dari penculikan dan juga kegilaan yang bisa saja di alaminya, seperti St.Vladimir (pendiri sekolah) dan ___*aku lupa--'*. lengkapnya, baca sendiri yaa =D

Ceritanya menegangkan banget sampai aku nggak bisa tidur kalau belum namatin satu buku, tapi seru abiss sampai susah beralih ke buku lain karena masih terngiang-ngiang. Fantasi poll, jadi nggak salah kalau aku jadi semakin mengkhayal-khayal. Tapi ini tidak ku sarankan untuk anak di bawah umur ya.. hahaha *sok gedhe*

Besoknya, aku sudah nimang-nimang novel satunya, "Rembulan tenggelam di wajahmu". Bimbang : Baca-enggak-baca-enggak-baca. Akhirnya tak paksain baca biar bisa menghilangkan kenangan dari para vampir itu --"


Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Tere~liye) terbitan Republika.
bukunya... kurasa tidak lebih tebal dari buku vampir di atas. 
Ini buku juga berasal dari pinjaman, yakni: Aulia W.M.
Judulnya memang puitis, jadi waktu lihat covernya itu masih mikir kira-kira gimana sih isi ceritanya. Kupikir mungkin sejenis cerita melayu kayak Hafalan Shalat Delisa. eh, ternyata tebakanku meleset.

Baru baca 5 halaman pertama aja, aku langsung terenyuh. bener kata teman yang pinjam sebelumku, bikin nangis-nangis bacanya. apalagi sekarang aku yang baca-,-. Alur maju cuma di 10 halaman pertama, selanjutnya alur mundur dan kemudian maju lagi sampai kembali ke saat-saat 10 halaman pertama.

Namanya Rehan Raujana. Malam itu ia hanya terbaring tak berdaya di sebuah bangsal rumah sakit karena menderita komplikasi pada 6 tahun terakhir hingga angka 60 adalah umurnya, genap tahun itu. Sudah 6 bulan ia tak jua segera sadarkan diri, hingga akhirnya... malam itu.. sesuatu terjadi. Ketika cahaya-cahaya terang melingkupinya, dan fisiknya kembali kuat menjekkan kedua kakinya berdiri di hadapan terminal tempat masa kecilnya. Dan sesorang yang tak ia kenal berdiri di sampingnya, ia hanya berkata "percuma, kau tetap tidak akan tahu siapa aku walau ku jelaskan".

Ia kembali ke pantinya, panti tempat tinggalnya sepanjang ia mulai memahami dunia, ketika ia selalu di bentak oleh penjaga panti, dihukum, dibiarkan terlantar di luar kehujanan dan merasakan perihnya pecutan rotan. "Tahukah Ray, hari ini kita akan mengenang perjalanan hidupmu. Kesempatan untuk mendapatkan jawaban. Jawaban atas lima pertanyaan besar dalam hidupmu. Kau bertanya lima kali, aku menjawabnya lima kali. Semoga dengan demikian kau akan mengerti banyak hal..." ucap orang berwajah menyenangkan di sampingnya.

-Ray-
"pertanyaan pertama : kenapa aku menghabiskan masa kanak-kanak ditempat menyebalkan itu? Buukankah ada puluhan panti di kota itu? kenapa tidak di tempat lain?
pertanyaan kedua : Apakah hidup ini adil?
pertanyaan ketiga : kenapa langit tega sekali mangambil istriku. Kenapa takdir menyakitkan itu harus terjadi?
pertanyaan keempat : ternyata setelah sejauh ini semuanya tetap terasa kosong, hampa. Semua yang ku miliki tidak pernah memberikan kebahagiaan seperti saat masih ada istriku. Padahal aku memiliki segalanya, memiliki banyak. Mengapa?
pertanyaan kelima : Kenapa aku harus sakit berkepanjangan? kenapa takdir sakit itu mengungkungku?"

-orang berwajah menyenangkan-
"Sederhana saja. Hidup ini adalah sebuah bentuk sebab-akibat, Ray. seperti sebuah bola besar yang berisi benang-benang yang saling terhubung menggambarkan peta kehidupan ini. Tidak ada kehidupan di dunia ini yang sia-sia...
  • Mengapa panti itu? karena kau menjadi sebab bagi garis kehidupan Diar. Anak yang menjemput takdir hidup bagai saputan pelangi di langit saat kematiannya tiba, yang seribu malaikat takjim mengucapkan salam ketika menjemput di penghujung umurnya yang masih amat muda. Ketika hari terakhir hidupnya, kau juga terbaring di sampingnya karena tusukan berkali-kali pisau di sekujur tubuhmu. Ketika penjaga panti akhirnya merasa terenyuh melihat kalian berdua, bocah sekamar yang kondisinya sama-sama mengenaskan di hari yang juga bertepatan. Kau menjadi sebab bagi Diar, dan Diar menjadi sebab bagi penjaga panti. Diar orang pertama yang sadar. Dan ucapannyalah yang membuat penjaga panti tersadar dan kembali. Ia memintanya untuk menyelamatkanmu ketika kondisinya tak lebih baik darimu, dan Diar menghembuskan nafas terakhirnya. Penjaga panti pun mendapatkan hidayahnya, ia mengambil semua tabungan hajinya yang ingin kau curi untuk biaya perobatanmu. Ya, pada akhirnya semua uang itu memang untukmu, Ray
  • Ya, hidup ini adil. Kau tau, Ray? Kebakaran disengaja yang menewaskan kedua orang tuamu itu memang benar. Dan Plee adalah salah satu pelakunya. Namun tidak berarti ia jahat, Ray. Itu dilakukannya karena ia diberitahu bahwa akan ada yang membangunkan penduduk, yang ternyata sama sekali tidak ada. Mulai saat itu ia ingin menebus semuanya. Seperti yang dikatakannya, sebagai pedagang berlian ia hanya perlu menjualnya. Ia mendapatkannya dengan mencuri, namun hasilnya ia bagikan kepada yang tak berpunya. Ia juga sangat terkejut tak menyangka ketika melihat potongan koran -tentang kebakaran masa kecilmu- yang selalu kau bawa hingga saat ini, juga yang selalu menghantui hidupnya, hingga akhirnya hukum gantung menantinya. Ketika kau terkena tembak saat melakukan pencurian besar itu, ia yang menyelamatkanmu dan menyerakhan dirinya ke polisi. Plee  menepati apa yang di sumpahkannya sebelum eksekusi, ia berkata ia bekerja sendirian. Dan kau selamat, Ray. Saat itulah jalan kembali untuk plee terbuka. Dan kau menjadi sebab untuk Plee.
  • Ketahuilah, cara terbaik untuk memahaminya adalah dari sisi yang meninggalkan, bukan dari yang di tinggalkan. Kau menjadi sebab bagi istrimu, Ray. Agamanya memang tak bagus, namun ia memahami sebuah kalimat indah saat pernikahan kalian -Istri yang meninggal dan suaminya ridha padanya, maka pintu-pintu surga dibukakan lebar-lebar baginya. Hanya itu yang dipahami istrimu, Ia ingin kau ridha atas segala perlakuannya. Amat sederhana. Dan ketika harinya datang, seribu malaikan bertasbih turun mengungkung kota. Malaikat yang satu sayapnya saja mampu menutupi seluruh cahaya rembulan dan bintang-gemintang. Istrimu menjemput penghujung yang baik, Ray. Dan sebuah rahasia kecil istrimu yang perlu kau tau, istrimu adalah bayi yang dikandung oleh istri dari partner plee ketika kebakaran itu. Ia mengetahuinya, hanya tidak ingin memberi tahumu.
  • Karena kau terlalu cinta dunia, Ray. orang yang terlalu cinta dunia tidak akan pernah merasa puas dengan semua perolehannya. Sedangkan orang-orang bijak akan berhasil menghaluskan hatinya secemerlang mungkin, membuat hatinya bagai cermin. Maka ia bisa memantulkan ke bahagiaan orang lain ke dalam dirinya bahkan bisa merasakan kebahagiaan melebihi orang terkaya sekalipun. Bisnismu semakin menggurita diselamatkan oleh Koh Cheu, merelakan semuanya hingga harta kekayaannya tak bersisa lagi. Dan kau tahu, Ray? dia melakukannya untuk menebus masa lalunya yang menyakitkan. Istrinya menemukan potongan koran milikmu, dan mereka semakin kaget saat mengetahui istrimu hadir pada hari di eksekusinya Plee sebagai satu-satunya kerabatnya. Ia lah dalang dari kebakaran yang di sengaja itu.
  • Dan yang terakhir. Lihatlah gadis itu, namanya Rinai. Umurnya enam tahun. Ingat hari ketika Vin meninggal? kau hampir bertabrakan dengan mobil lain karena kau membanting setir. Malam itu kau menyumpahi mengapa berkali-kali kau hampir saja melewati bangunan panti terkutuk ini. TAHUKAHH KAU! malam itu kau merenggut janji kehidupan anak kecil ini. KAU SUNGGUH MERAMPASNYA. Mobil itu menghantam jeruji besi yang menyeruak dari tepi jalan.. Sementara kau sudah melesat pergi, tidak peduli. Kenapa gadis kecil itu harus selamat. membuat gadis kecil ituharus menjalani masa kanak-kanaknya dengan sesak bertanya dimana ayah-ibunya. Membuat kota ini selalu terbungkus hujan setiap kali ia menangis.
Ray tersungkur bagai sehelai kapas di jalanan basah. Ya Tuhan, dia tidak pernah tahu itu. Dia Tidak tahu...

Orang disampingnya berkata kembali "sesuai janjiku, aku akan memberitahu kenapa kau sampai mendapatkan kesempatan perjalanan mengenang masa lalu. Kenapa kau berhak mendapatkannya? Itu semua karena rembulan. Setiap kali kau memandangnya, kau selalu berterima kasih kepada Tuhan. Kau memiliki cara berinteraksi yang luar biasa dengan kuasa langit, Ray... Selamat tinggal Ray. Kau akan punya waktu lima hari untuk memperbaiki segalanya. Kau akan kembali sehat.Menyiapkan bekal perjalanan jauh. Aku sudah menjawab seluruh pertanyaanmu. Lima pertanyaan, lima jawaban. Kembalilah"

Huaa.. selesai. Novel ini memberi dapak yangg luar biasa setelah aku membacanya. KALIAN HARUS MEMBACANYA! =D

Merah (Agnes Jessica) ada seri pelangi.
tidak seberapa tebal, mungkin 2 atau 2.5 cm.an
Setelah mengembalikan Vampire Academy, aku meminjam buku ini sama The Necromencer.
Agak kaget waktu baca ini.
Aku tahu kalau rata-rata tulisan Agnes Jessica biasanya kental sama ajaran-ajaran kristen. Uhh, Tapi tidak sekental ini. hehe.. Dulu aku pernah baca alkitab, hampir khatam malah. Itu selama kelas 8 SMP, waktu Vabella teman sebangku yang memang beragama katolik. Dan buku ini hampir full selalu disisipkan ayat-ayat alkitab. Tapi kali ini, aku sama sekali tidak mau baca ayat-ayat itu. Alhasil, setiap ada paragraf yang di cetak italic langsung tak loncati tanpa perlu ngecek. Meskipun nggak semua yang italic itu ayat-ayat al-kitab. Ceritanya nggak nakutin, tapi aku bacanya tidak tenang. Sungguh, rasanya aku takut waktu baca jadi melenceng. Karena Allah (islam) dan Allah (katolik) tulisannya Indonesianya sama. Oh sudahlah~

Ngomong-ngomong, gara-gara baca Merah ini, aku jadi tahu banyak hal tentang agama katolik. Yah, dari dulu sih sebenernya sudah tahu hal-hal itu, hanya saja ada beberapa yang lebih di detailkan di sini. Dulu waktu aku nanya teman sebangkuku jawabannya tidak selalu memuaskan, karna pasti agak risih kalo cerita sama yang beda kepercayaan. Terkadang aku pikir... Lucu aja. Coba aja kalian baca buku-buku yang berkepercayaan lain. Disini dianggap benar, dan yang kita anggap benar itu di anggap karena kita belum mengetahui. Sama kayak sebaliknya. Eitss, aku juga tidak menyarankan untuk baca buku seperti ini ya kalo kalian nggak kuat. Kuat kan Iman kalian teman-temann :)) hahaha.

Khusus kisahnya aku malas ngetik nih. Sudah capek. Tapi aku kurang suka dengan bahasanya buku yang satu ini. Sama tokohnya juga, aku benci aja baca tokoh yang udah ngerokok, minum-minum, atau pun jadi brandalan untuk alasan apapun, tapi ending bahagianya untuk dia-,- oh, sudahlah. Kan terserah penulisnya ya.. haha ^^V

3 Komentarmu..:

Aulia Wahyu Maulidya mengatakan...

aku pengen baca lagi.. sudah 1 tahun yg lalu aku manamatkannya, :((

Wina Zhonniwa mengatakan...

baca aja lagi untuk nyerap lagi kekuatannya :D haha

Outbound di Malang mengatakan...

Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti