Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Kamis, 28 April 2011

Dalam Dekapan Ukhuwah

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan diatas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
Wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali :
“Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja
Menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan diantara bunga, menebar keindahan pada dunia

Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi
Dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani
Sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji

(Salim A Fillah)

Bila hatiku berbicara :(

Galau..
Mengapa hal ini mendera hatiku begitu lama?
Menyayat dan menggoreskan jejak-jejak lukanya.


Tak sempat pula kubiarkan tuk mengering sempurna,
pisau itu kembali menghujam dalam..
membuatku terhimpit kesakitan akan sesaknya bernafas..


Tak ada darah segar yang mengalir,
Tak pula lalat-lalat hinggap peduli..
Dunia ini hampa dirasa,
mengabaikan luka itu menganga lebar hingga membusuk nyata.

Kamis, 14 April 2011

Es Krim Party bikinan TRAUMA

Hari yang sangat melelahkan. Kini aku dan beberapa gadis yang tersisa hanya duduk di atas deretan panjang kursi taman sekolah, menikmati es krim cone sisa party siang tadi. Di kejauhan, panitia-panitia lain dengan lincahnya menggiring dan mengoper bola sepak yang mereka rebutkan agar menggelinding tepat ke mulut gawang. Sorak-sorai pun terdengar meriah mengetahui kubu satu berhasil menjebol gawang lawan. 

Rasa vanilla dengan lelehan coklat melumer lembut di dalam mulut, membuat bibirku sedikit belepotan dengan warna putih, cokelat dan merah stroberi. Namun, batin dan hatiku tak dapat merasakan nikmatnya. Terlalu banyak materi yang menyelinap masuk memenuhi kapasitas berpikirku. Pandanganku hanya mampu terfokuskan pada awan yang berarak di langit yang terlihat suram namun tetap tersenyum cerah, seakan menatap senang dan haru pada gadis dibawah sini yang ratusan kali mengucap hamdalah tiada henti. Betapa karunia, nikmat dan kuasa Allah yang begitu besar tak terbantahkan.

Mataku hanya dapat terpejam seraya tersenyum mengucap syukur, dan memandang kembali langit senja yang kini mulai kehilangan berkas sinarnya menerpa gumpalan-gumpalan awan cirro cumulus yang tebal, lembut seperti gula-gula kapas.


Sebenernya hari itu, kita ngadakan acara besar. Yaitu TRAUMA.. haha.. *bener tuh! gara-gara ikut TRAUMA jadi TRAUMA..:D* yaa, itu cuma singkatan dari Try Out Bersama. Kita kerja sama dengan LBB Nurul Fikri lhoo.. Keren kan? yaya dong.. hehe.
Nah, salah satu susunan araranya itu ada es krim party-nya. Tapi ternyata nggak sesuai harapan, soalnya tuh adek-adek kelas 9 (peserta) pada capek ngantri. ah, kurang sabar dikiit.. Haha :D Alhasiill.......
PANITIA DEH YANG PARTYYY...
ya.. yaa yaa ya yaaaayyyyy.... hihihiii :D
Asik asik asik..
Slurpss.. Yummy


Sabtu, 09 April 2011

Ghurabaa'

Laisal gharibu huwalladzi faraqad diyara wadda’al aan
Walakinnal ghariba huwalladzi yajiddu wan naasu min haulihi yal’abun
Wa yash-hu wan naasu min haulihi yanaamun
Wa yasluku darbal khairi wan naasu fii dhalalihim yatakhaththathun
Wa shadaqasy syaa’iru idz yaquul:
Qaala lii shahiibun araaka ghariiba
Baina haadzal anaami duuna khaliili
Qultu, kalla! Balil anaamu ghariibun, ana fii ‘aalami wa haadzihi sabiilii
Haadza huwal ghariib: Ghariibun ‘indal ‘aabitsiina minal basyar
Walakinnahu ‘inda rabbih, fii maqaamin kariim


Bukanlah orang asing itu mereka yang berpisah dari negeri mereka dan mengucapkan selamat tinggal
Tapi orang asing itu ialah mereka yang tetap serius dikala manusia di sekelilingnya asyik bermain-main
Dan tetap terbangun ketika manusia disekelilingnya asyik tidur dengan lenanya
Dan tetap mengikuti jalan lurus dikala manusia dalam kesesatannya tenggelam tanpa arah

Dan betapa benarnya sebuah syair ketika dia berkata
Berkata kepadaku para sahabat, ‘aku melihatmu sebagai orang asing’
Di antara orang banyak ini engkau tanpa teman dekat
Maka aku berkata, sekali-kali tidak! Bahkan orang banyak itulah yang asing,
sedang aku berada di kehidupan dan inilah jalanku
Inilah orang asing itu
Asing di sisi mereka yang hidup sia-sia di antara manusia
Tetapi disisi Rabb-nya, mereka berada di tempat yang mulia

Ghurabaa` wa li ghairillaahi laa nahnil jibaa
Ghurabaa` war tadhainaa haa syi’aaran lil hayaah
Ghurabaa` wa li ghairillaahi laa nahnil jibaa
Ghurabaa` war tadhainaa haa syi’aaran lil hayaah


Ghurabaa`, dan kepada selain Allah mereka takkan menunduk
Ghurabaa`, dan mereka telah rela Ghurabaa` sebagai syi’ar dalam kehidupan
Ghurabaa`, dan kepada selain Allah mereka takkan menunduk
Ghurabaa`, dan mereka telah rela Ghurabaa` sebagai syi’ar dalam kehidupan


Kam tadzaakarnaa zamaanan yauma kunna su’adaa`
Bi kitaabillaahi natluu-hu shabaahan wa masaa`


Betapa sering saat kita mengenang hari-hari bahagia kita
Dengan Kitabullah kita membaca, di pagi hari dan di sore hari

Entah gimana aku kok jadi kepikiran lagu ini.. Ngg.. Mungkin karna lagu ini punya arti mendalam. Pas banget kayak waktu jaman itu... 

Jumat, 08 April 2011

Segalanya adalah yang Terbaik untukmu

Dari air kita belajar ketenangan...
Dari tanah kita belajar kehidupan...
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri...
Dari padi kita belajar rendah hati...
Dan dari Allah kita belajar kasih sayang yang sempurna..

Melihat ke atas: Memperoleh semangat untuk maju
Melihat ke bawah: Bersyukur atas semua yang ada
Melihat ke samping: Semangat kebersamaan
Melihat ke belakang: Sebagai pengalaman berharga
Melihat ke dalam: Untuk Introspeksi diri
dan dengan Melihat ke depan: Kita berlatih untuk menjadi yang lebih baik

Untuk setiap langkah kita, DO YOUR BEST!! karna setiap detik yang kita lalui adalah hembusan nafas hidup kita. Sesungguhnya telah ditentukan bagimu rezeki dan jalan hidupmu.

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti