Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Minggu, 27 November 2011

LDKS 3 di hari JUM'AT

Sekitar H-3.. mungkin hari selasa di bulan November yang padat. Berita-berita tentang adanya LDKS dadakan mulai simpang siur terdengar.

Sampai akhrinya suara speaker kelas memuntahkan ketegangan kami pada hari Rabu-nya. Panggilan yang di tujukan untuk OSIS masa bakti 2011-2012 beserta badan pengurus harian masa bakti 2010-2011, untuk berkumpul di bangsal (Aula / ruang serba guna, read) pada jam istirahat. Jadilah dihari itu kami merelakan waktu makan siang dan mengabaikan teriakan cacing-cacing perut yang mulai meronta minta sesuap makanan.

Check-list sama sekali nggak jelas.. dan kami nggak tau info kelanjutannya karna memang nggak ada panggilan lagi. Malam jum'at, seorang MPK yang cukup dekat denganku (Aulia) mengirimkan sebuah pesan pendek. Kemudian menyusul sang wakil bendahara OSIS (Karina) juga mengirimkan daftar yang persis sama. Semakin malam, Anggun ketua ICHO (kimia) mengirimkan sederet list yang menyatukan semuanya. Jadilah malam itu aku harus mencuci baju putih-abu2 yang baru dipakai rabu sebelumnya, dan bongkar-bongkar lemari untuk mencari training + kaos yang pantes di pakai waktu olah raga.

Hari H pun datang..... itu hari JUM'AT.
Hari paling melelahkan sepanjang bulan ini.

Pagi itu adalah hari guru, dan mendadak tengah malam sebelumnya sebuah SMS masuk memintaku untuk datang jam 05.45 guna persiapan upacara. Jadilah aku sang pembaca do'a, tampil tanpa ada persiapan. Pagi itu matahari bersinar sangat terang. Mungkin karena terlalu bahagianya, sampai teriknya bikin aku pusing. Saat petugas protokol berkata, "pembacaan do'a". Lemesnya bukan main, kaki sudah mati rasa. Mencuba memantabkan jalan dan bacaanku, akhirnya aku bisa kembali tanpa limbung.

Tanpa babibu, begitu bubar aku sama Elok langsung lari ke kelas. Ngejar waktu karena jam pertama adalah olah raga. Ya Allah, satu kesalahan fatal. ada PR untuk membuat jadwal pertandingan futsal. dan aku semalam baru buat digram pertandingannya aja. Guruku ini terkenal galak dan yaaah, pokonya begitulah. Itu adalah hari giliran kelasku (ipa2 > 1pa1,2,3) untuk tes lari minimal 15 menit yang berarti nilainya 75. Aku bertekad untuk kedua kalinya untuk menapak rekor nilai 100 dalam deretan para cewek SPADAN (sebelas ipa 2 teladan, read). Tapi... tenagaku sudah cukup terkuras, dan aku menyerah di menit ke 25 yang berarti HANYA 85 dengan lawan cewek yang MASIH sekitar 4 orang.. <aaaaah, aku benci jadi lemah!>

Seakan mau pingsan, aku terbaring di lapangan cukup lama untuk menstabilkan kondisi. Ternyata nggak lama, kita semua diminta balik ke kelas untuk istirahat dan ganti baju karna jam pelajaran sudah berganti. Menakjubkan karna tenagaku masih kerasa ful waktu ke kantin sambil lari-lari kecil. ah, jadi menyesal berhenti lari tadi -,-

Bel sekolah berdering 3 kali. Itu tandanya waktu Istirahat. Dan kelasku giliran jualan hari itu. Kelompokku (elok, Tanti, Tentri, dan Wina) Jualan kebab (9ribu), Pisang panggang cokelat keju (3ribu), dan salad buah (5ribu). Kelasku berada di lantai 2, dan tugasku adalah mengantar pesanan adekw2 kelas sepuluh yang ada di gedung lama lantai 1 dan harus ditempuh dengan menyeberang lapangan. Subhanallah capeknya!. Lumayan, untung yang kita dapat kemudian di bagi 4, dengan bagianku 12.500,-

Tepat yang ikhwan jum'atan. Aku dan sahabat2 ski ada keputrian di kelas 12 p2. Dan nggak lama, panggilan untuk berangkat terdengar dari speaker. Kebetulan, yang hadir keputrian hari itu cuma kami, yang semuanya ikut LDKS. Akhirnya kputrian di tutup dan kita berangkat.

-Kita belum sholat dhuhur-
dan bu naning sudah marah-marah untuk mempersilahkan kami sholat. Akhirnya, dengan berdalih kita bisa sholat sesampainya di sana yang ternyata sama sekali nggak di tepati. Dengan sangat terpaksa, sholoat dhuhur di jama' takhir >_<

Akademi Angkatan Laut itu lebih luas dari pada kampus tempat rumahku berada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dan semua harus kami tempuh dengan jalan kaki. Mulanya, dari kamar ke ruang pertemuan kita semua di angkut bus. tapi setelah itu harus balik dengan jalan kaki. Lucunya, disana ada marka di mana harus langkah tegap saat melaluinya, dan ada area bebas dengan syarat harus lari kecil atau jalan biasa sambil bernyanyi lagu-lagu mars yang kecepatannya 12/s, yakni nada algreto (kata letnannya). jarak yang sudah kita tempuh mungkin kayak dari rumah ke sekolahku di SMADA. Tapi laut yang terhampar luar di ujung perjalanan mampu menyejukkan mata dan lumayan ngurangi capek.

Ugh. Entah gosongnya kayak apa kita disana. Hampir mateng di panggang. Yang pasti sekarang kaki njarem dan kaku nggak karuan..

2 Komentarmu..:

k[A]z mengatakan...

LDKSnya seru ^^

Wina Zhonniwa mengatakan...

yep. Seru bangeett :D
haha

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti