Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Minggu, 15 Mei 2011

Tetes Air

teruntuk aku..
tetesan itu telah mengajarkanku
akan arti beratnya sebuah amanah
pentingnya sebuah pengorbanan
aku sadar
tak pernah memegangmu ketika kau jatuh
tak pernah merangkulmu ketika kau runtuh

bukan sebuah keengganan
terlebih sebuah pukulan berat bagiku
sehingga tak bisa ku ucapkan perkataan untuk menenangkanmu
tak bisa ku dekapkan tubuhku untuk merangkulmu
membagi peluhmu, bebanmu di pundakku

maaf
selama ini hanya bisa menunggumu menumpahkan segala isi hatimu
hanya bisa mendengar keluh kesahmu tanpa berucap sepatah kata pun
karena saat itu
yang kulihat hanyalah dirimu, dengan bebanmu
kemana aku selama ini tak menyadari itu
sekali lagi
maaf

hanya ingin berucap
izinkan aku membantumu menopangnya sebagian
walau ku tahu ku tak mampu berbuat banyak untuh menahan air itu
jatuh



-Almira Qattrunnada Qurratu'ain-

1 Komentarmu..:

Ini Bapak Budi mengatakan...

semoga semakin semangat, menjadi sahabat dunia akhirat... insyaAllah kuat...

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti

free counters