Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Minggu, 03 Maret 2013

Beloved Passion



Inilah passion yang selama ini ku rindu. Yang kutemukan di satu tahun terakhir masa-masa SMA.
-iPA rolaS SIji move oN-

Di ujung koridor smada, jauh dari penerangan yang cukup. Suhu yang dulunya rendah dibawah rata-rata, sekarang berubah tinggi, panas yang juga diatas rata-rata. Kelas istimewa. Satu-satunya yang langsung menghadap lorong, dengan pintu di depan, di samping papan tulis, yang menjadi pusat perhatian passion. Saat kamu terlambat, saat kamu kembali dari toilet, saat ada guru atau siapa pun yang ngintip, saat angin berhembus atau mendadak pintunya terbuka sendiri. Yang langsung bisa melihat lurus kondisi luar kelas dari 12 IPA1 sampai 12 IPA8, begitu pula semua orang yang lalu-lalang, atau sekedar melihat keadaan di area pra unas :')

Passion berharap, masing-masing dari kami bisa menjadi "orang" sesuai dengan passionnya. Passion berharap, kami semua senantiasa move on dari keterpurukan dan menjadi seseorang yang visioner. Passion juga berharap, kedepannya kami bisa menjadi nomer satu di universitas pilihan kami, dan kembali untuk menjadi keluarga yang saling ada dan melengkapi.

Ayo teman-teman, kita saling jadi tutor sebaya dan kayak kata Papa Devy di sekolah: Anthony Eliano, "tetep sleding-sledingan" biar terus memacu kamu untuk belajar hal-hal yang belum kamu tahu.

I saw all of yours' happiest face at that day.
Keep fight and smile until the end, guys!

Bu Menik, Anak-anak Ibu disini insyaAllah selalu mendoakan untuk kesembuhan dan kesehatan Bu Menik. Biar besok ibu bisa melihat kita semua lulus dengan nilai di atas 9,00 dan masuk ke PTN sesuai passion masing-masing. Kadang-kadang sedih, saat semua kelas perwalian, tinggal passion yang stay jadi anak mandiri dan mengurus segala sesuatunya sendiri. Pelajaran mungkin bisa di handle guru lain, tapi mami kita nggak akan bisa di gantikan. Kita semua sayang BU MENIK <3.

Love Bu Menik :*
--kutipan puisi untuk Passion--

Semai tumbuh mekar berbatang serta berdahan
Berhiasakan ranting dan rerimbun dedaunan
Berbuahkan cinta suci karena Tuhan
Damai kalbu sejuk terasa indah di pandang

Di altar bandara Husain Sastra Negara
Kutemukan kurasakan sebuah fenomena cinta
Kusadari sepenuhnya cinta adalah rahmat-Nya
Yang harus di jaga dan dipelihara

Kita rindukan kasih sayang
Untuk hiasi taman hati
Dalam melalui perjalanan suci
Ingin menuju arah Tuhan
Perlu tetap tujuan kita
Baru kehidupan aman berpanjangan


2 Komentarmu..:

JeQ mengatakan...

puisinya bagus... ^_^

Berkah Surabaya mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti