Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Senin, 30 Agustus 2010

Perjalan Hidup

Masa kanak-kanak adalah masa yang paling menyenangkan. Seperti halnya yang aku rasakan saat duduk di bangku taman kanak-kanak. Hingga kini, aku tak pernah melupakan setiap detik kejadian yang terjadi. Yang sedikit aneh adalah, bahwa aku masih mengingat hampir seluruh nama temanku.


Tahun 2001. Aku pun mulai memasuki Sekolah Dasar. Waktu yang ku lalui, juga tak kalah menyenangkannya dengan masa TK. Di masa SD ini, kehidupanku lebih beragam. Di mana kepribadianku berubah-ubah. Pengalaman yang ku dapat juga banyak. Beberapa yang spesial adalah… Dapat beasiswa (1,2,3), ngisengin anak (2), dikejar ortu temen yang marah sampai ke lantai 3 karena kejahilan golonganku (tentu aku nggk ke tangkep! Soalnya aku sembunyi di toilet anak SMA/ kls2), Hal-hal berbau mistis (3), bentrok sama kelas VB (5), nge-Geng (6), Saingan (4), keliling Surabaya dengan sepeda pancal (6). Pokoknya, hal-hal yang nggak pernah ku dapat sebelum dan sesudahnya!!


Naik SMP. Aku sudah nggak senakal dulu. Meskipun nggak seasyik SD, tp tetep nyenengin kok! Di SMP ini, aku lebih banyak mengetahui dunia luar. Teman dekatku pun agamanya beragam. Tp, diriku selalu membatasi hal-hal mengenai pergaulan anak SMP. Hingga akhirny, kls 9 aku paham dan sedikit mengerti dg istilah-istilah aneh dunia hitam.


Hingga saat SMA, aku pun masih banyak nggak mengeti dengan kata2 yang kerap di ucapkan oleh temanku. Tp, kalau ku tanyakan pada mereka, Apa artinya itu? Seperti sudah bisa ku tebak apa jawaban mereka. “Udah, kamu masih kecil. Anak kecil nggak usah tau..!”. Biar pun gitu, aku sangat bersyukur mereka nggak menceritakannya padaku. Dan di SMA ini, aku juga mulai melatih diri untuk menjadi muslimah yang sesungguhnya. Aku sudah bisa menolak ajakan salaman dg ank cowok (wkt SMP, ada seorng teman baikku yg selalu mengingatkan aku klo aku nerima salaman ank co' atau mau diajak ber-hi5 ria!).


Soal hijab.. nggak usah di Tanya. Entah kenapa, aku sudah biasa melakukannya sejak SD. Emang aku agak risih kalau dekat-dekat sama lawan jenis. hehe..


Tapi justru itu hal yang paling positif :)
Alhamdulillah.. Jadi nggak terlalu susah untuk ngelatihnya.

0 Komentarmu..:

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti