Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Jumat, 28 Juni 2013

Hidayah dari Allah

Mungkin teman dekat kita, mungkin juga yang lainnya. 
Hidayah ini rahasia Allah. 
Siapa pula yang bisa memaksakan seseorang untuk mengerti apalagi mengikuti sesuatu yang sudah lebih dulu kita pelajari dan pahami. 
Seperti pula iman ini, iman tentang indahnya berislam.

Banyak contohnya.
Tentang orang-orang yang begitu memuji hingga meneliti perihal islam, perihal Al-Qur'an.
Tapi berapa banyak yang merasa perlu untuk mengimaninya selain memahaminya sebagai sebuah keajaiban dalam kehidupan.
Atau mungkin seorang non-muslim yang selalu dikelilingi oleh orang-orang islam setiap harinya.
Berapa banyak yang merasa tergoda untuk mendalami, melainkan sekedar mencoba saling mengerti dan membiarkan besarnya perbedaan itu apa adanya.
Atau... Orang yang sudah berislam.
Apakah sudah merasa yakin benar bahwa "islam"mu itu benar?
Sudahkah sesuai Al-Qur'an dan Al-Hadist?
Karena ini semua bukan sekedar tentang kepercayaan, kebiasaan, tradisi kedaerahan yang sudah berjalan turun-temurun, atau pun yang lainnya.

Karena hidayah itulah pembedanya.
Sebuah hadiah besar yang Allah persembahkan bagi orang-orang yang dicintainya.
Bahkan kalaupun kita memaksakan seseorang untuk belajar islam dan Allah belum menurunkan hidayahnya, sampai meninggal pun semuanya tak akan menghasilkan apa-apa.
Bukan berarti kita membiarkan semuanya berlalu begitu saja.
Tapi justru... 
KITA WAJIB MENCARINYA!
juga bertugas untuk mengajarkannya pada orang-orang yang kita sayangi.

Hidayah itu...
Ibaratnya sebuah oase.
Yang memberi kesejukan dan ketentraman dalam hidup bahkan ditengah padang gersang.

Hidayah..
Yang seringkali tak mampu kita capai dengan logika dan rasionalitas seorang manusia.
Bahkan manusia paling cerdas pun tak akan mampu menemukan ujung dari sebuah hidayah dan keimanan, kecuali Allah sepenuhnya yang Maha Tahu.

Terkadang apa yang kita percayai memang tak masuk akal.
Maka dari itu, berhati-hati lah kau akan terperdaya karena ketidaktahuanmu.
Semuanya bisa terjadi.
Dikiranya ini adalah sebuah hidayah, tapi bisa jadi itu adalah jalan yang membuatmu semakin jauh.
Semakin tersesat dari islam yang haq.

Jadi...
Satu hal mendasar yang bisa kita jadikan landasan adalah dengan berdo'a.
Memohonlah...
Memohonlah kepada Allah.
Memohon untuk selalu menaungi kita dengan hidayah-Nya, tidak dari bisikan yang lain.
Memohon untuk senantiasa menaungi kita dengan rahmatnya.
Juga memohon untuk tak pernah melepas kita dari cengkraman lindungan dan kasihnya.

Ayooo! Buatlah target journeymu.
Dan.. sampai jumpa kelak.
Semoga kita dapat bersua di surga Allah.

2 Komentarmu..:

Wahyu Alfiansyah mengatakan...

Berdoa dan senantiasa mengkaji Al-Qur'an dan hadits ya... ^^

Wina Zhonniwa mengatakan...

In Syaa Allah. Always and Istiqomah.

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti