Assalamu'alaikum

pink purple flowers

Senin, 02 Mei 2011

Perasaan campur aduk

Duuh, bener-bener ya.. SMA ini rasanya suliiit banget. Semua yang dulu bisa santai ngelakuinnya, sekarang nggak berarti apa-apa..


"Kapan ya libur?" rasanya cuma itu satu-satunya kalimat yang selalu muncul dikepala tiap waktu. Padahal ntar kalau libur, pasti bawaannya pingin keluar rumah. bosen.. Hash, sumpek juga lama-lama. Apalagi akhir-akhir ini yang jadwal keseharianku semakin padat sampai bingung manage waktunya.


Ingin begini salah, Ingin begitu juga salah.. 
Berbuat ini salah, eh, berbuat itu juga salah..
bawaannya bad mood melulu.. suntuk abis. Haduu, pasti akhir-akhir ini aku juga marah-marah sama temen-temenku nih.. >_< Jadi ngerasa bersalah...


(weleh, malah curhat... hehe.. gk papa yah ^^V )

Kamis, 28 April 2011

Dalam Dekapan Ukhuwah

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa
Karena kehormatan diri sering kita tinggikan diatas kebenaran
Karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu
Wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali :
“Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara”

Mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja
Menjadi kepompong dan menyendiri
Berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam
Bertafakkur bersama iman yang menerangi hati
Hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari
Melantun kebaikan diantara bunga, menebar keindahan pada dunia

Lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah
Mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi
Dengan persaudaraan suci; sebening prasangka, selembut nurani
Sehangat semangat, senikmat berbagi dan sekokoh janji

(Salim A Fillah)

Bila hatiku berbicara :(

Galau..
Mengapa hal ini mendera hatiku begitu lama?
Menyayat dan menggoreskan jejak-jejak lukanya.


Tak sempat pula kubiarkan tuk mengering sempurna,
pisau itu kembali menghujam dalam..
membuatku terhimpit kesakitan akan sesaknya bernafas..


Tak ada darah segar yang mengalir,
Tak pula lalat-lalat hinggap peduli..
Dunia ini hampa dirasa,
mengabaikan luka itu menganga lebar hingga membusuk nyata.

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti

free counters