Assalamu'alaikum

pink purple flowers
Tampilkan postingan dengan label galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label galau. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Lelah

Bukan apa-apa... hanya lelah.
Bagaimana bisa mahasiswa seperti kita.. no sunday, no holiday, no red day.
sekali libur, tugas dan laporan yang seharusnya hari itu jadi harus di rapel H-1 atau H+1.

apalagi yang minggu ini seminggu libur 3x.
Kelasku harus ngumpulkan 10 tugas sekaligus di hari rabu meen!
ya Allah, gimana nggak kelimpungan.
dan sukses, malam itu aku begadang bersama kawan seperjuangan (selina) sampai kita baru tidur jam setengah4  pagi. Padahal aku ngerjakannya sejak jam 6 pagi non stop kecuali sholat. sampe rela makan pagi semangkuk mie berdua, siangnya sepiring nasi lodeh berdua demi nyambi.
Padahal rabunya sendiri kita kuliah dari jam set 7 dan berakhir jam 9 malam yang juga non stop. hanya ada break 1 jam antara jam 13 sama jam 14. Trus break lagi jam set17 sampai jamset19.

Tired?
absolutly!
What should I do now? ya just do it.

#akurapopo
#lelah

Tapi ingat kata2 pak Ony, kita beruntung bisa kuliah dan itu di PENS. peluangnya besar buat kerja kedepan. Trus elektro industri itu jurusan mahal. Alatnya jarang ada di kampus lain ataupun ditempat lain di Indonesia. UKT setahun nggak mungkin buat ngganti alat kalau sampe mengacaukannya.

Kamis, 01 Mei 2014

rindu menulis

Menulis.. menulis... menulis...
hanya ingin selalu menulis.
melampiaskan segala emosi rasa rupa dalam melodi kata tak bernada.
merindu emosi-emosi yang berkecamuk dalam setiap derap jemari gemulainya.

Saat simphony tak lagi terdengar merdu.
saat lantunan nyanyian alam tak lagi menggoda.
saat dunia terasa seakan kertas kosong tanpa rupa.
seakan kehampaan mengisi ruang-ruang di udara.

menulis... menulis.. menulis...
hanya merindu baris-baris kebodohan yang terurai dalam harmoni.
menguak masa-masa silam penuh tawa dan duka.
menyibak tabir kehidupan yang buram akan kebenaran.

kala mentari tak kunjung bersua.
kala sinar bintang tak lagi menjadi penuntun arah.
hanya ingin menulis.
dan menulis akan menjadi penawar semuanya.


---
terima kasih untuk mbak masku yang ada di rumah lebah kuning dan hijau
aku teramat sayang kalian
Jadikan Rhabitah pengikatnya..Jadikan doa ekspresi rindu.. semoga kita bersua di syurga

Kamis, 05 Desember 2013

Malam Berselimut

Dunia seakan berakhir disini, ketika mentari telah mengadu ke peradabannya.
Seluruh kegiatan seperti ingin ditutup begitu saja, membuatnya berlalu seperti dihembuskan angin kencang yang lewat secara bersamaan.
Hanya sekedar berharap, pergilah kau jauh-jauh dan biarkan malamku kembali tak berselimut.

Inilah yang membedakannya dengan duniamu...
Ketika malammu tetaplah benderang bersinarkan rembulan yang elok nan permai.
Ketika kau sujud kepada tuhanmu dalam-dalam, mengharapkan secercah saja cahaya Illahi melintas dan mengangkut seluruh mimpi serta harapan yang kau tumpukan pada umatmu.
Juga ketika otakmu tak pernah berhenti bekerja demi memikirkan kelanjutan dakwah ini.
yah.. Inilah,
Seperti ini kukira, jalanan yang tentram berlandaskan hukum-hukum yang telah terlukiskan dengan jelas tanpa ada selubung yang membuatnya buram dan nampak abu-abu.

Sekali lagi aku harus meneriakkannya dengan lidahku yg kelu tuk berucap.
Malangnya duhai malamku...
Bertaburkan rinai-rinai hujan, tapi tak satupun yang melihat keindahannya selain selimut mendung yang gelap dan suram tanpa celah.

Haruskah ku akui semua kemunafikan ini?
Dengan segenap rinduku pada bintang kecil yang sinarnya kandas jikalau dua malaikat malamku berhenti berucapkan matra-mantra ajaibnya.
Dengan seluruh rasa maluku yang telah hilang entah kemana.
Dan dengan semuanya, semuanya...
Ketika dengan egoisnya malamku hanya sebatas mengintip diri yang semakin berlubang.
Yang entah masih bisa diperbaiki atau kah sudah terlalu rongsok?

Sungguh..
Jikalau kau izinkan, bolehkan aku menatapmu dengan iri?
Iri karena malammu yang indah terawat, bertaburkan keberkahan serta naungan cinta kasih-Nya.
Iri karena malammu begitu lengang dan damai sehingga kau selalu memiliki cukup waktu untuk memperbaiki setiap mili mikro celah yang ada

Malamku buanglah selimut ini..
Buanglah jauh-jauh...
Karna aku juga ingin malamku benderang bermandikan cahaya bulan.

Hasil melekan pukul 2:33 a.m.
setelah nunggu fd anak D3A yg ngopi mathlab a
sambil memikirkan mereka yg masih luntang lantung
hingga malam kembali habis

Allah, give me more power, please... :'-)

Demi setapak print foot

Duri-duri di jalan selalu saja bertebaran tiada habisnya. Menginjaknya adalah suatu kesalahan yang lebih disayangkan. Tapi berterima kasihlah banyak2 kepada mereka yang menyapu jalanan, menyelamatkan dengan solusi tanpa banyak cakap :' *your fellow*

Beloved akhi wa ukhti

free counters